INTEGRASI
NASIONAL
PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS
: 2ID02
NPM
: 30418992
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
BAB
I
PENDAHULUAN
A.Latar
Belakang
Integrasi nasional
adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan-perbedaan yang ada pada suatu
negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan bangsa.Integrasi
nasional juga merupakan cara untuk mepersatukan bangsa indonesia hal ini sangat
dibutuhkan karena negara kita yang memiliki keaneka ragaman suku budaya serta
agama yang beraneka ragam.Perbedaan-perbedaan pendapat pasti ada tetapi hal ini
harus tetap dijaga jangan hanya karena berbeda pendapat kita berkelahi satu
sama lain.Hidup rukun aman dan damai akan menciptakan suatu kesejahteraan dalam
suatu bangsa.
B.Rumusan
Masalah
1. Mengetahui
pengertian integrasi nasional
2.
Mengetahui Faktor pendorong integrasi nasional
3.
Mengetahui Faktor penghambat integrasi nasional
4.
Mengetahui jenis,dan contoh integrasi nasional
BAB
II
PEMBAHASAN
A.Pengertian
Integrasi nasional
Integrasi
nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan-perbedaan yang ada
pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan bangsa.
Dengan
kata lain, integrasi nasional adalah hasrat dan kesadaran untuk bersatu sebagai
satu bangsa yakni bangsa Indonesia. Integrasi bangsa dapat dilihat secara
politis dan secara antropologis.
- Pengertian Integrasi Nasional secara Politis
adalah proses
penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial di dalam kesatuan wilayah
nasional yang kemudian membentuk identitas nasional.
- Pengertian Integrasi Nasional secara Antropologis adalah proses penyesuaian berbagai unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga terjadi keseresaian fungsi dalam kehidupan bermasyarakat.
Berbagai keanekaragaman yang
ada di Indonesia sudah seharusnya dipelihara dan dijaga oleh seluruh elemen
masyarakat. Jangan menjadikan perbedaan sebagai pertentangan karena perbedaan
dan keanekaragaman tersebut merupakan kekayaan dan kelebihan yang dimiliki oleh
Indonesia.Adapun pengertian integrasi nasional menurut para ahli yaitu :
-
pengertian
Integrasi nasional adalah proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup semua
aspek kehidupannya, yaitu aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya.(Dr.Nazaruddin
Sjamsuddin).
B. Faktor Pendorong Integrasi Nasional
Faktor pendorong dan
penghambat integrasi nasional yang dibagi dalam faktor pendorong merupakan
faktor yang mempengaruhi kemajuan suatu proses atau tindakan tertentu yang dilakukan
oleh seseorang maupun kelompok. Dalam mewujudkan integrasi nasional, terdapat
beberapa faktor yang mendorong terwujudnya integrasi nasional di Indonesia.
Adapun faktor pendorong tersebut diantaranya:
1. Rasa Senasib-Seperjuangan
Indonesia telah mengalami
sejarah yang kelam di masa lalu, terutama zaman dimana Indonesia dijajah oleh
bangsa lain selama bertahun-tahun. Dalam sejarah kemerdekaan Indonesia 17
Agustus 1945, perjuangan yang dilakukan oleh setiap elemen masyarakat untuk memperoleh
kemerdekaan bukanlah sesuatu yang sifatnya main-main. Berbagai perbedaan yang
ada dimiliki oleh masyarakat saat itu dikesampingkan demi memperjuangkan
terwujudnya kemerdekaan Indonesia. Rasa senasib seperjuangan di masa lalu yang
terbawa sampai dengan masa sekarang menjadi salah satu faktor pendorong untuk
mewujudkan integrasi nasional. Jika di masa lalu rasa senasib seperjuangan
digunakan untuk memujudkan kemerdekaan Indonesia, di era sekarang ini rasa
senasib seperjuangan digunakan untuk memperkuat stabilitas nasional demi
terwujudnya persatuan Indonesia dalam integrasi nasional.
2. Pemaknaan Ideologi Nasional
Ideologi nasional negara
kita Indonesia adalah Pancasila. Sebagai ideologi nasional, Pancasila tidak
dapat digantikan oleh ideologi manapun. Walalupun Indonesia terdiri dari banyak
kepercayaan, arti penting dan fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
Indonesia tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Pemaknaan
ideologi nasional yaitu Pancasila dilakukan melalui implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan
integrasi nasional di Indonesia. Melalui pemaknaan ideologi nasional yaitu
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, integrasi nasional akan lebih mudah
untuk diwujudkan.
3. Keinginan Untuk Bersatu
Perbedaan dan kemajemukan
di Indonesia bukanlah salah satu alasan untuk dijadikan faktor penyebab konflik sosial yang terjadi di kalangan masyarakat. Justru perbedaan inilah yang
membuat masyarakat Indonesia mempunyai keinginan untuk mempersatukan perbedaan
di dalam satu kesatuan bangsa yang utuh. Baik di dalam masyarakat tradisonal
dan modern, keinginan untuk mempersatukan perbedaan di dalam kehidupan
sehari-hari tentunya ada. Dalam kehidupan berbangsa negara dan berbangsa
Indonesia, keinginan untuk mempersatukan bangsa merupakan salah satu perwujudan
nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara.
Indonesia yang merupakan
negara kepulauan dimana memiliki banyak pulau yang tersebar di wilayah
Indonesia tentunya membutuhkan strategi tersendiri untuk mempersatukan setiap
pandangan yang berkembang di masyarakat pulau tersebut. Salah satu pendorong
untuk mempersatukan seluruh nusantara yang memiliki karakteristik masing-masing
daerah adalah lahirnya Sumpah Pemuda. Sumpah pemuda yang lahir pada 28 Oktober
1928 adalah tonggak awal timbulnya persatuan Indonesia dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Bagi pelajar di Indonesia, Sumpah Pemuda yang
menjadi pendorong untuk mempersatukan Indonesia mempunyai makna tersendiri agar
para pelajar di Indonesia memiliki semangat untuk menyatukan perbedaan yang
ditemuinya dalam kehidupan sehari-hari
4. Antisipasi Ancaman Dari Luar
Walupun Indonesia sudah
merdeka selama 71 tahun, bukan tidak mungkin ancaman dari luar itu masuk ke
Indonesia. Ancaman-ancaman dari luar di era globalisasi sekarang ini tidak dapat diartikan sebagai ancaman
yang menjajah seperti pada masa kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, untuk
mengantisipasi ancaman dari luar dalam kaitannya dengan bahaya globalisasi dan
modernisasi, integrasi nasional perlu diwujudkan di setiap lapisan masyarakat
yang ada tinggal di wilayah Indonesia.
C. Faktor Penghambat Integrasi sosial
1. Kurangnya penghargaan terhadap
kemajemukanIndonesia adalah negara yang memiliki jumlah suku dan kebudayaan terbanyak di dunia. Namun sayangnya, ada beberapa pandangan masyarakat terhadap pemerintah tentang keberagaman ini. Ada beberapa kemajemukan yang terdapat di dalam masyarakat yang kurang diperhatikan oleh pemerintah terutama yang berkaitan dengan kebudayaan setempat. Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat Indonesia sendiri membuat kemajemukan itu terkikis secara perlahan-lahan.
2. Kurangnya Toleransi
Kurangnya toleransi terhadap keberagaman dan kemajemukan yang ada di masyakat menjadi salah satu penyebab konflik sosial. Dampak akibat konflik sosial yang terjadi di dalam masyarakat terutama dalam hal yang berkaitan dengan toleransi akan mengurangi rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, kurangnya toleransi terhadap perbedaan yang terjadi secara terus-menerus akan membuat sebuah bangsa hancur akan sendirinya sehingga integrasi nasional tidak akan pernah terwujud.
Kemajemukan yang dimiliki oleh Indonesia ditanggapi serius oleh pemerintah pusat dengan adanya penetapan otonomi daerah. Pemerintah pusat memberlakukan otonomi daerah bukan semata-mata untuk memajukan setiap wilayah yang ada di Indonesia, tetapi juga untuk menjaga kemajemukan yang ada di daerah tersebut. Melalui otonomi daerah, fungsi pemerintah daerah dalam pembangunan dan pengembangan potensi daerah menjadi lebih maksimal karena pemerintah daerahlah yang lebih tahu bagaimana cara untuk memaksimalkan pembangunan dan pengembangan potensi yang ada. Pemberlakukan otonomi daerah yang sesuai dengan asas-asas pemerintahan daerah menurut UU No. 32 Tahun 2004 merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh pemerintah pusat dalam rangka untuk mewujudkan integrasi nasional.
3. Kurangnya Kesadaran Diri
Kurangnya kesadaran diri dalam diri masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan juga menjadi salah satu faktor yang mengambat terwujudnya integrasi nasional. Di era globalisasi, masyarakat menjadi lebih individualistis dan cenderung tidak memperdulikan kondisi dan situasi yang ada di sekitarnya. Jika tidak dicegah, rasa kesadaran diri yang berkurang sebagai dampak globalisasi akan makin mempersulit terwujudnya integrasi nasional. Oleh karena itu, diperlukan kiat-kiat untuk membangun karakter bangsa di era globalisasi untuk meningkatkan kesadaran diri masyarakat untuk mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan demi terwujudnya integrasi nasional bangsa.
Itulah beberapa penjelasan mengenai faktor pendorong dan penghambat terwujudnya integrasi nasional di negara kita Indonesia. Kita sebagai warga negara Indonesia yang berpegang teguh pada Pancasila sebaiknya ikut mendorong perwujudan integrasi nasional melalui perkataan dan perilaku kita di dalam kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.
D. Jenis-Jenis Integrasi Nasional
Berdasarkan hasilnya integrasi nasional terbagi menjadi :
1. Asimilasi
Asimilasi adalah penggabungan dua atau lebih kebudayaan yang hasilnya menghilangkan ciri khas dari kebudayaan asli, artinya hasil dari asimilasi merupakan sebuah kebudayaan baru yang diterima oleh semua kelompok dalam lingkungan masyarakat yang bersangkutan.
2. Akulturasi
Akulturasi adalah penggabungan dua atau lebih kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas dari kebudayaan asli di lingkungan tersebut. Biasanya kebudayaan asing yang masuk akan mendapatkan penolakan terlebih dahulu, tetapi kemudian seiring berjalannya waktu kebudayaan ini akan diterima dan dimanfaatkan dengan tanpa menghilangkan ciri khas dari kebudayaan awal.
Berdasarkan penyebabnya, integrasi nasional dapat terbagi menjadi :
1. Integrasi Normatif
Integrasi normatif adalah integrasi yang terjadi karena norma-norma tertentu yang berlaku dalam masyarakat secara keseluruhan. Norma ini menjadi hal yang mampu mempersatukan masyarakat sehingga integrasi lebih mudah terbentuk.
2. Integrasi Instrumental
Integrasi instrumental adalah integrasi yang tampak secara visual akibat adanya keseragaman antar individu dalam suatu lingkungan masyarakat. Contohnya adalah keseragaman pakaian, keseragaman aktivitas sehari – hari, keseragaman ciri fisik, dll.
3. Integrasi ideologis
Integrasi ideologis adalah integrasi yang tidak tampak secara visual, terbentuk karena adanya ikatan spiritual atau ideologis yang kuat berdasarkan proses alamiah tanpa adanya paksaan. Interaksi ideologis menggambarkan adanya persamaan kepahaman dalam memandang nilai sosial, persepsi, serta tujuan antara anggota masyarakat dalam lingkungan masyarakat yang bersangkutan.
4. Integrasi Fungsional
Integrasi fungsional terbentuk karena adanya fungsi fungsi tertentu dari masing masing pihak yang ada dalam sebuah masyarakat.
5. Integrasi Koersif
Integrasi koersif adalah integrasi yang terbentuk karena adanya pengaruh kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa. Integrasi ini dapat bersifat paksaan.
Contoh Integrasi Nasional
1. Pembangunan Taman
Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta oleh Pemerintah Indonesia pada tahun
1976. Di lokasi TMII tersebut terdapat rumah adat dan aneka macam budaya dari
seluruh provinsi Indonesia.
2. Sikap menghargai dan
toleransi terhadap antar umaat beragama di Indonesia. Hal ini terlihat dari
sikap masyarakat Indonesia yang menghargai perbedaan agama.
3. Sikap menghargai dan
merasa memiliki kebudayaan yang berasal dari daerah lain, bahkan mempelajari
kebudayaan dari daerah yang berbeda.
BAB III
KESIMPULAN
Jadi kesimpulan nya adalah integrasi
nasional harus terus ditegakkan agar kita terhindar dari masalah yang awalnya
datang dari perbedaan-perbedaan antar suku dan agama,kita harus saling
menghargai satu sama lain saling merangkul dan terus menjalin tali silaturahmi
karena bangsa indonesia adalah negara yang menjujung tinggi persatuan dan
kesatuan oleh karena itu kita sebagai warga negara indonesia harus hidup rukun
damai dan sejahtera agar terhindar dari segala macam masalah yang timbul akibat
perbedaan pendapat.Daftar Pustaka
- https://www.maxmanroe.com/vid/sosial/pengertian-integrasi-nasional.html
- https://guruppkn.com/faktor-pendorong-dan-penghambat-integrasi-nasional
- https://www.ilmudasar.com/2017/07/Pengertian-Syarat-Faktor-dan-Jenis-Integrasi-Nasional-adalah.html
