Minggu, 12 Mei 2019

ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA




BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
   Pada era moderen saat ini kemiskinan sering dikaitkan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada.Kita tahu bahwa ilmu pengetahuan teknologi semakin pesat perkembangan nya oleh karena itu kita harus mengikuti alur perkembangan tersebut,tetapi masih ada diantara kita yang bermalas-malasan untuk mengikuti perkembangan tersebut dan pada akhirnya terjadi penyimpangan sosial yaitu kemiskinan sehingga mereka tidak punya ilmu pengetahuan untuk mau melakukan suatu hal dan susah untuk mencari pekerjaan untuk kebutuhan hidupnya karena wawasan ilmunya kurang.Pemerintah sudah memfasilitasi teknologi moderen untuk masyarakat tetapi ketika masyarakat itu malas untuk mencoba  hal tersebut terasa seperti sia-sia,mereka hanya ingin semua terjadi dengan instan tanpa harus mencobanya.

B.Rumusan Masalah
   1.apa yang dimaksud ilmu pengetahuan teknologi?
   2.apa yang dimaksud kemiskinan?dan apa keterkaitan ilmu pengetahuan tekonologi dengan kemiskinan
   3.Bagaimana cara agar ilmu pengetahuan teknologi tidak mempengaruhi kemiskinan?







BAB II
PEMBAHASAN

A.Pengertian Ilmu pengetahuan Teknologi
    Ilmu pengetahuan tekonologi atau disingkat IPTEK yaitu suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun wawasan seseorang dibidang teknologi.Dapat juga dikatakan,definisi IPTEK ialah merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, baik itu penemuan yang terbaru yang bersangkutan dengan teknologi ataupun perkembangan dibidang teknologi itu sendiri.Jadi ilmu pengetahuan teknologi adalah ilmu yang mempelajari suatu barang-barang yang bermanfaat bagi masyarakat untuk kelangsungan kehidupan-nya dengan menciptakan suatu barang dan memakainya.Ilmu pengetahuan teknologi ini sangat berkembang pesat dan semakin maju semua ini dikarenakan faktor kebutuhan konsumen yang meningkat contohnya produksi smartphone yang tidak ada batas nya perusahaan smartphone terus mengembangkan ilmu pengetahan teknologi untuk menciptakan suatu barang yang canggih,efisien dan dapat di gunakan oleh semua kalangan masyarakat,mereka bersaing untuk memenuhi kebutuhan konsumen setiap saatnya.Mereka juga menciptakan ilmu pengetahuan teknologi agar memeberikan keuntungan pada dirinya dan juga orang lain.

B.Pengertian Kemiskinan
   Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti pangan,sandang, tempat tinggal, pendidikan,dan kesehatan yang layak.Secara kuantitatif,kemiskinan merupakan suatu keadaan dimana taraf hidup manusia serba kekurangan atau “tidak memiliki harta beda. Sedangkan secara kualitati,pengertian kemiskinan adalah keadaan hidup manusia yang tidak layak.adapun salah satu pengertian kemiskinan menurut para ahli :
    -SUPARLAN, Menurut Suparlan arti kemiskinan adalah standar tingkat hidup yang rendah karena kekurangan materi pada sejumlah atau golongan orang bila dibandingkan dengan standar kehidupan yang berlaku di masyarakat sekitarnya.

Secara umum di dalam masyarakat Kemiskinan juga memiliki berberapa jenis yaitu :
-Kemiskinan Subjektif, Jenis kemiskian ini terjadi karena seseorang memiliki dasar pemikiran sendiri dengan beranggapan bahwa kebutuhannya belum terpenuhi secara cukup, walaupun orang tersebut tidak terlalu miskin.Contohnya: pengemis musiman yang muncul di kota-kota besar.

-Kemiskinan absolut, enis kemiskinan ini adalah bentuk kemiskinan dimana seseorang/ keluarga memiliki penghasilan di bawah standar kelayakan atau di bawah garis kemiskinan. Pendapatannya tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan.Contoh kemiskinan absolut: keluarga yang kurang mampu.

-Kemiskinan Relatif, Jenis kemiskinan ini adalah bentuk kemiskinan yang terjadi karena pengaruh kebijakan pembangunan yang belum menyentuh semua lapisan masyarakat. Kebijakan tersebut menimbulkan ketimpangan penghasilan dan standar kesejahteraan.Contohnya: banyaknya pengangguran karena lapangan pekerjaan sedikit.

-Kemiskinan alamiah,jenis kemiskinan Ini merupakan kemiskinan yang terjadi karena alam sekitarnya langka akan sumber daya alam. Hal ini menyebabkan masyarakat setempat memiliki produktivitas yang rendah.Contohnya: masyarakat di benua Afrika yang tanahnya kering dan tandus.

-Kemiskinan kultural,Ini adalah kemiskinan yang terjadi sebagai akibat kebiasaan atau sikap masyarakat dengan budaya santai dan tidak mau memperbaiki taraf hidupnya seperti masyarakat modern.Contohnya: suku Badui yang teguh mempertahankan adat istiadat dan menolak kemajuan jaman.

-Kemiskinan struktural, Kemiskinan ini terjadi karena struktur sosial tidak mampu menghubungkan masyarakat dengan sumber daya yang ada.Contohnya: masyarakat Papua yang tidak mendapatkan manfaat dari Freeport.

Selain dari berbagai jenis kemiskinan,kemiskinan juga terjadi akibat berberapa faktor-faktor antara lain :
-Laju pertumbuhan penduduk,angaka kelahiran yang tinggi pada suatu negara besar akan berakibat kemiskinan jika tidak seimbang dengan laju ekonomi pada negara tersebut.

-Angka pengangguran yang tinggi,ini terjadi akibat lapangan kerja yang terbatas membuat angka pengangguran semakin tinggi dampaknya yaitu semakin banyak angka kejahatan dan maraknya pengemis jalanan.

-Tingkat yang pendidikan yang rendah,Ini terjadi akibat rendahnya pendidikan yang mereka punya mengakibatkan mereka susah untuk bersaing dengan orang yang berpendidikan tinggi dalam lingkup pekerjaan maupun usaha.

-Bencana alam,faktor ini adalah faktor biologis alam yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan membuat masyarakat rugi karena kehilangan harta benda mereka contoh:Tsunami,Banjir dan tanah longsor

-Distribusi yang tidak merata,Ketidaksamaan ini dipicu oleh sumber daya yang terbatas dan berkualitas rendah di bawah garis kemiskinan.

Adapun dampak-dampak dari kemiskinan yaitu :
1.   Angka kematian yang tinggi
2.   Kriminalitas yang meningkat
3.   Pengangguran semakin banyak
4.   Akses pendidikan tertutup
5.   Konflik di masyarakat


C.Hubungan antara ilmu pengetahuan teknologi dan kemiskinan
    Menurut saya dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi yang semakin maju dan pesat masyarakat harus dituntut untuk mencari informasi dan wawasan untuk mengikuti laju pertumbuhan ilmu pengetahuan teknologi tersebut.Ketika masyarakat bermalas-malasan dan tidak mau mencari informasi tersebut maka mereka akan sulit untuk mencari pekerjaan atau membuat suatu usaha karena ilmu pengetahuan teknologi itu bisa diibaratkan sebagai wadahnya atau dasarnya jika orang tersebut malas untuk mencari ilmu maka ia akan merugi dan susah untuk mencari mata pencaharian untuk kebutuhan sehari-hari.Karena di luar sana mereka bersaing dengan banyak orang yang memiliki ilmu atau pendidikan yang tinggi dan mereka bisa saja tersingkir karena dunia pekerjaan membutuhkan sumber daya manusia yang minimal mempunyai pendidikan tinggi setingkan diploma atau sarjana dan membuat mereka terjadi penyimpangan sosial yaitu kemiskinan.Kemiskinan yang termasuk adalah kategori kemiskinan kultural dimana masyarakat tidak mau mencari informasi atau wawasan ilmu pada suatu negara.
Solusi pemerintah untuk mengatasi kemiskinan agar tidak terpengaruh oleh ilmu pengetahuan tekonologi adalah dengan cara meminta kepada masyarakat agar mencari wawasan dan ilmu yang cukup agar bisa bekerja,selain itu juga pemerintah harus memberikan edukasi soal lapangan pekerjaan untuk kalangan orang miskin agar bisa mendapatkan pekerjaan dengan cara mengenalkan mereka dan memberikan mereka pengetahuan tentang teknologi agar mereka lebih mengenal tentang teknologi yang ada di indonesia agar mereka mudah untuk mencari pekerjaan yang layak dan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.




BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Sebagai warga negara indonesia yang baik sudah sepatutnya kita harus mencari informasi dan wawasan luas agar menambah ilmu pengetahuan kita terutama soal teknologi karena pada era zaman moderen saat ini teknologi sudah di gunakan dalam dunia pekerjaan agar mempermudah mobilitas pekerjaan tersebut,kita harus mengimbangi dan mengikuti pertumbuhan ilmu pengetahuan teknologi tersebut tidak hanya untuk diri kita sendiri kita juga dapat mengajak orang lain untuk mengikuti alur pesatnya pertumbuhan ilmu pengetahuan teknologi agar tidak terjadi penyimpangan sosial atau kemiskinan dan juga mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di indonesia.

Daftar pustaka






Sabtu, 11 Mei 2019

PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT

PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992



FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA







BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang
   Setiap individu memiliki tingkah laku yang berbeda mereka bertingkah laku karena adanya kepentingan yang harus dipenuhi.Tetapi terkadang jika kepentingan individu itu gagal maka akan menimbulkan masalah bagi dirinya maupun orang lain.Dan satu hal yang saling berkaitan yaitu seorang individu mempunyai rasa prasangka dan cenderung mempunyai sikap membeda-bedakan maka akan terjadi sikap bahwa kebudayaan dia lebih baik dari pada yang lain sehingga menimbulkan konflik yaitu berusaha m,emenuhi tujuan nya dengan cara menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman atau kekerasan.Di indonesia konflik kebudayaan terjadi karena faktor harga diri dan kebanggan kelompok terusik,adanya perbedaan pendirian atau kepenrtingan politik,ekonomi,dan keuasaan.Biasanya pertentangan ini berlangsung lama (disintegrasi),oleh karena itu adat dan tradisi masyarakat dapat dijadikan pengikat agar konflik dapat diselesaikan seperti contohnya bermusyawah.

B.Rumusan masalah
1)   Apa penyebab pertentangan sosial?
2)   Apa yang dimaksud etnosentris?
3)   Mengapa permasalahan itu terjadi?
4)   Bagaimana cara menyelesaikan konfilk tersebut?
5)   Apa yang dimaksud integrasi masyarakat?






                                                                         BAB II
PEMBAHASAN

A.Pertentangan sosial
    Pertentangan sosial (sosial Conflict) adalah suatu proses sosial yang terjadi antara dua pihak atau lebih dimana salah satu pihak berupaya untuk menyingkirkan pihak lain-nya dengan cara menghancurkan nya atau membuatnya tak berdaya.Salah satu penyebab nya adalah perbedan kepentingan yaitu timbulnya tingkah laku individu karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingan nya,pada umumnya kepentingan dibagi menjadi 2 jenis yaitu  kepentingan secara biologis dan psikologis diantara dua kepentingan itu terdapat berbagai individu yang mempunyai perbedaan kepentingan dari aspek jasmani dan rohani,dua faktor tersebut yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial.Perbedaan-perbedaan kepentingan antara lain :

       1.Kepentingan Individu untuk memperoleh kasih sayang
       2.Kepentingan individu untuk memperoleh harga diri
       3.Kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain
       4.Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi

       Adapun Faktor-faktor lain penyebab terjadinya pertentangan sosial adalah rasa iri terhadap suatu kelompok yang menimbulkan suatu konflik karena ketidak puasan suatu kelompok dengan kelompok u

· 1.Konflik antar satuan nasional contohnya perang saudara            supporter sepak bola.
·    2.Konflik antar ras kulit,suku,budaya dan politik

B.Etnosentris
   Etnosentris adalah suatu persepsi seseorang yang menggap bahwa budaya mereka yang lebih baik dibandingkan budaya lain.Pada umumnya mereka menilai kelompok lain sangat relatif khususnya bila berkaitan dengan bahsa,perilaku,kebiasaan dan agama.Etnosentris memiliki dampak negatif dan positif antara lain :
   1.Dampak Negatif
      Mempertinggi rasa patriottisme,menjaga keuthan kebudayaan yang dimiliki dan mempunyai rasa cinta tanah air.
   2.Dampak Negatif
      Menimbulkan konflik antar suku,Tidak terjalin integrasi masyarakat dan mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuan antar budaya.



C.Integrasi Masyarakat
    Integrasi masyarakat adalah suatu kerja sama seluruh anggota masyarakat dari individu,kelompok dan keluarga dan masyarakat yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan individu tersebut.Integrasi masyarakat akan terwujud ketika memiliki satu pemikiran dengan individu lain  yang bertujuan untuk kepentingan bersama sehingga tidak menimbulkan konflik..Integrasi masyarakat sangat diperlukan agar antara sesama individu dapat memiliki satu tujuan dan  pemikiran yang sama agar tidak terjadi pertentangan sosial yang dapat menimbulkan konflik antar individu lain-nya>Adapun faktor-faktor pendorong terjadinya integrasi masyaraakat antara lain :
    -Faktor Internal
     Kesadaran diri sendiri,semangat peduli antar sesama individu lain untuk memenuhi suatu kebutuhan.
    -Faktor Eksternal
     Perkembangan zaman,Kesamaan dari budaya terbukanya untuk
berpartisipasi sesama sikap toleransi.



BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menjumpai suatu konflik baik itu dimulai dari masalah kecil ataupun besar ketika semua itu dibiarkan maka akan memperpanjang masalah tersebut,oleh karena itu kita harus bertindak untuk menyelsaikan-nya dengan cara bermusyawarah dengan dua kelompok yang sedang konflik menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan mencari solusi terbaik yang tidak merugikan ataupun menguntungkan kedua belah pihak.Dengan itu kita dapat terjadi integrasi masyarakat yang dapat menguntungkan antara satu kelompok dengan yang lain-nya.

DAFTAR PUSTAKA



LAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT

 LAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA




BAB I


A.Latar belakang
    Masyarakat terbentuk dari individu-individu.Individu-individu tersebut terdiri dari berbagai latar belakang yang akan membentuk suatu kumpulan masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial.Hal tersebut mengakibatkan terbentuknya suatu pelapisan masyarakat atau masyarakat yang berstrata.Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan pada ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil. Maka,terbentuknya suatu masyarakat dapat dikatakan dengan sekumpulan individu-individu tadi yang mempunyai gejala yang sama. Dengan hal ini didalam kelompok sosial ini pun akan terjadi pelapisan masyarakat. Pelapisan Masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat dalam sistem sosial didalam hal perbedaan hak,pengaruh, dan kekuasaan.

B.Maksud dan tujuan
1.Mengetahui pengertian lapisan sosial serta kesamaan derajat
2.Sudahkah masyarakat melakukan kesamaan derajat di dalam hukum dan sudahkah di jalankan dengan baik?












BAB II
PEMBAHASAN


A.Pengertian lapisan sosial
    Lapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).Adapun pengertian secara sistematik dikemukakan oleh :

-Pitirim A.Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Perwujudannya adalah adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat,ada lapisan yang tinggi dan ada lapisan-lapisan di bawahnya.Setiap lapisan tersebut disebut strata sosial.

B.Dasar-dasar terbentuknya lapisan sosial
1.    Ukuran kekayaan,Kekayaan (materi atau kebendaan) dapat dijadikan ukuran penempatan anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial yang ada, barang siapa memiliki kekayaan paling banyak mana ia akan termasuk lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial,demikian pula sebaliknya,yang tidak mempunyai kekayaan akan digolongkan ke dalam lapisan yang rendah. 
2.    Ukuran kekuasaan dan wewenang,Seseorang yang mempunyai kekuasaan atau wewenang paling besar akan menempati lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial dalam masyarakat yang bersangkutan.
3.    Ukuran ilmu pengetahuan,Ukuran ilmu pengetahuan sering dipakai oleh anggota-anggota masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan.Seseorang yang paling menguasai ilmu pengetahuan akan menempati lapisan tinggi dalam sistem pelapisan sosial masyarakat yang bersangkutan contohnya gelar-gelar akademik seseorang,misalnya dokter,insinyur,doktorandus,doktor ataupun gelar profesional seperti profesor.
4.    Ukuran kehormatan,Orang-orang yang disegani atau dihormati akan menempati lapisan atas dari sistem pelapisan sosial masyarakatnya contohnya orang-orang yang memiliki banyak jasa kepada masyarakat.


C.Terjadinya lapisan sosial
    Lapisan sosial dapat terjadi dalam dua bentuk yaitu :
1.    Tidak dengan sengaja,Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.
2.    Terjadi dengan sendirinya,Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri.Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu,tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya.


D.Kesamaan Derajat
    Kesamaan derajat adalah Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masyarakat pada umumnya adalah timbal balik, artinya orang seorang itu sebagai anggota masyarakatnya,mempunyai hak dan kewajiban,baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara.Beberapa hak dan kewajiban penting ditetapkan dalam Undang-undang (konstitusi) sebagai hak dan kewajiban asasi.Untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban ini dengan bebas dari rasa takut perlu adanya jaminan,dan yang mampu memberi jaminan ini adalah pemerintah yang kuat dan berwibawa.Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasan-kebebasan asasi manusia itu dilindungi oleh Undang-undang dan menjadi hukum positif.Undang-undang tersebut berlaku saran pada setiap orang tanpa kecualinya dalam arti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan ini dijamin oleh undang-undang.Kesamaan derajat ini terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia.

E.Sudahkah masyarakat melakukan kesamaan derajat di dalam hukum dan sudahkah di jalankan dengan baik.
   Dalam lingkup masyarakat menurut saya kesamaan derajat sudah cukup berjalan dengan baik menghormati orang yang lebih tua dari kita contohnya menyapanya dan bersalaman ketika kita bertemu,namun masih ada juga yang masih mengabaikan nya atau berperilaku tidak sopan contohnya ketika membeli jajanan ke pedagang yang lebih tua masih saja banyak yang berinteraksi dengan bahasa yang tidak pantas seperti kepada teman seumuran tanpa memandang strata umur pedagang tersebut itu sangat tidak baik dan kita harus rubah perilaku tersebut dengan baik.Dalam hukum Ham di indonesia menurut saya sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku tentang hak asasi manusia tetapi terkadang masih ada ketidakadilan terhadap suatu kasus yang menyangkut hak asasi manusia contohnya pembunuhan terhadap anak-anak,dimana si pelaku terkadang dijatuhkan hukuman yang tidak setimpal dengan apa yang dia perbuat menghilangkan nyawa seseorang dimana itu adalah hak asasi manusia yaitu hak untuk hidup maka dari itu banyak dari keluarga korban merasa tidak adil atas hukuman yang divonis oleh hakim,saran dari saya alangkah pemerintah khususnya yang berada di lingkup peradilan harus tegas dalam memutuskan suatu perkara khusus nya pembunuhan yang merupakan suatu berbuatan keji menghilangkan nyawa orang lain dan itu telah melanggar hak asasi manusia.

F.Kesimpulan
  Jadi inti dari lapisan sosial dan kesamaan derjat adalah kita sebagai masyarakat yang baik dan patuh terhadap undang-undang yang berlaku di indonesia sudah patut kita harus sopan santun terhadap orang yang lebih tua dari kita atau tokoh-tokoh masyarakat yang ada di lingkungan kita menghargai dan bersikap yang baik karena sikap kita adalah cerminan akhlak kita.

G.Daftar Pustaka

Senin, 06 Mei 2019

LEBIH SENANG TINGGAL DI DESA ATAU DI KOTA

LEBIH SENANG TINGGAL DI DESA ATAU DI KOTA
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992

UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI



BAB I
A.Latar Belakang
   Dalam kehidupan bermasyarakat kita dibagi dalam 2 kelompok masyarakat yang berdasarkan wilayah tempat tinggal yaitu di desa ataupun di kota.Kita sebagai masayarakat mendapat 2 pilihan hidup di desa atau di kota,kedua tempat tinggal kita mempunyai kenyamanan tersendiri untuk kita tinggali ada yang lebih nyaman desa tetapi ada pula juga yang nyaman di kota masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri,oleh karena itu kita juga harus memilih tempat tinggal yang cocok untuk kita tinggali karena tempat tinggal yang nyaman adalah suatu impian bagi setiap masyarakat yang bermukim dengan kecocokan tinggal di lingkungan pedesaan atau perkotaan.

B.Rumusan masalah
   -Mengetahui apa itu desa dan seperti apa?
   -Mengetahui apa itu kota dan seperti apa?
   -Lebih senang tinggal di kota atau desa?apa alasanya?









BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian Desa
   Desa, atau udik, menurut definisi "universal",adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa. Sebuah desa merupakan kumpulan dari beberapa unit permukiman kecil yang disebut kampung (Banten, Jawa Barat) atau dusun (Yogyakarta) atau Banjar (Bali) atau jorong(Sumatra Barat).Kepala Desa dapat disebut dengan nama lain misalnya Kepala Kampung atau Petinggi di Kalimantan Timur, Klèbun di Madura,Pambakal di Kalimantan Selatan, dan Kuwu di Cirebon, Hukum Tua di Sulawesi Utara.

Ciri-ciri desa antara lain :
1.   Masyarakat desa memiliki hubungan yang erat dengan lingkungan alamnya.
2.   Iklim serta cuaca memiliki pengaruh besar terhadap petani dalam menetukan musim tanam.
3.   Penduduk desa memiliki jumlah yang tidak begitu besar.
4.   Memiliki proses sosial yang berjalan lambat.

Ciri-ciri masyarakat desa diantaranya:

-Homogenitas Sosial,Warga pedesaan biasanya terdiri dari beberberapa warga saja sehingga pola kehidupan nya cenderung sama atau homogen sehingga dapat menjalin  Kebersamaan, keserasian, kesederhanaan, dan kemanunggalang selalu menjiwai setiap masyarakat desa tersebut.

-Gotong Royong,masyarakat desa biasanya masih menganut norma atau nilai-nilai gotong royong seperti membantu warga membuat rumah dan melayat,Kebiasaan ini dilakukan secara timbal balik atau saling membantu satu sama lain.

-Magis Religius,Di keseharian nya masyarakat desa sangat mendalami ilmu dan ajaran-ajaran agama maupun leluhur dan segala kegiatan-nya di tujukan kepadanya.

Adapun pengertian desa Menurut para ahli :

-Sutarjo Kartohadikusumo
   Desa merupakan kesatuan hukum tempat tinggal suatu masyarakat yang berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri merupakan pemerintahan terendah di bawah camat.

B.Pengertian Kota
   Kota adalah pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batas wilayah administrasi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan serta permukiman yang telah memperlihatkan watak dan ciri kehidupan perkotaan. Sistem kota adalah sekelompok kota-kota yang saling tergantung satu sama lain secara fungsional dalam suatu wilayah dan berpengaruh terhadap wilayah sekitarnya. Sistem kota berisi tentang distribusi kota, indek dan keutamaan kota serta fungsi kota.Kota juga adalah daerah administratif di bawah provinsi

Ciri-ciri kota antara lain :

1.   Terdapat bangunan gedung-gedung perkantoran dan hiburan
2.   Terdapat gedung pemerintahan
3.   Memiliki jumlah penduduk yang besar dan padat
4.   Memiliki proses sosial yang cepat

Ciri-Ciri masyarakat kota diantaranya :

-Kurang Religius, Kehidupan keagamaan berkurang dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.

-Individualisme, Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.

-Rawan dampak pengaruh negatif, Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh.

Adapun pengertian kota menurut para ahli :
-Menurut max weber,Suatu tempat yang penghuninya memenuhi semua kebutuhan nya yang ada di pasar kota itu sendiri.

C.Lebih memilih tinggal di desa atau di kota?Sertakan alasan-nya
    Menurut saya,saya lebih senang tinggal di desa karena suasana nya dan lingkungan nya yang masih asri dan alami membuat nyaman ketika tinggal di desa,keramah tamahan antar tetangga juga terjalin dengan baik saling membantu ketika kesusahan itu sangat cocok dengan pribadi saya sendiri dan pekerjaan-pekerjaan yang saya suka di desa seperti bertani,berkebun dan berternak.Walaupun di desa fasilitas dan infrastruktur nya kurang memadai seperti di kota tetapi kita bisa belajar atau mencari ilmu ke kota lalu pulang kedesa untuk membangun infrastruktur dan fasilitas di desa dengan ilmu yang kita dapat di kota agar desa tidak terlalu tertinggal dari pertumbuhan zaman yang semakin moderen.

D.Kesimpulan
   Jadi,ketika kita dipilihkan lebih memilih tinggal di desa atau di kota itu semua tergantung dengan diri kita masing-masing kecocokan pada diri sendiri yang membuat kita nyaman untuk tinggal di desa atau di kota,kedunya mempunyai kelebihan dan kekurangan serta ciri masyarkat nya yang berbeda tetapi pada dasar nya semua kembali pada diri kita lebih nyaman untuk tinggal dimana agar kita mendapatkan kenyamanan,keamanan,ketentraman dan kesejahteraan.


 E.Daftar Pustaka