Rabu, 27 Maret 2019

MENDESKRIPSIKAN TENTANG DIRI SENDIRI (ILMU SOSIAL DASAR)

MENDESKRIPSIKAN TENTANG DIRI SENDIRI
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992





MENDESKRIPSIKAN TENTANG DIRI SENDIRI


A.Latar belakang
    Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti mengikuti kebudayaan yang diajarkan mulai dari teman,keluarga,lingkungan tempat tinggal dan sebagainya.Kita melakukan semua itu dengan di dasari norma,sikap sopan santun yang sesuai di negara kita karena dengan ini orang lain dapat menilai kita sebagai pribadi yang baik,tetapi jangan orang lain saja yang menilai kita kita juga dapat mengenali orang lain mulai dari sikapnya,normanya,sifat nya agar kita mengetahui orang itu baik atu tidak untuk kita dekati namun kita pun perlu waktu untuk memahami perilaku orang lain juga.

B.Mendeskripsikan diri sendiri

1.Deskripsi diri tentang diri sendiri
   Nama saya aprino bagus sadewo,saya mempunyai sikap pemalu,gugup,panik,pelupa namun dengan sikap saya ini sekarang saya mencoba untuk menjadi diri yang berani tidak gugup dan panik,saya mempunyai hobby kegemaran memotret bus di jalan saya pun tergabung dalam komunitas bismania comunity indonesia hobby ini sejak kecil saya sukai karena sering mudik menggunakan bus pada saat lebaran.Yang pertama Kegugupan dan malu saya contohnya ketika saya bertemu orang tua pacar saya bagi saya rasanya sangat mendebarkan seperti ingin meninggal di hari itu tetapi saya membiasakan untuk berani dan tidak gugup di depan orang tua pacar saya mereka pun merespon saya dengan baik,yang kedua panik dan pelupa ini yang tidak bisa saya biasakan sampai sekarang untuk bersikap tenang contohnya meletakan barang yang sangat penting terkadang saya lupa ketika lupa saya suka panik tergesa-gesa gelisah karena takut ibu saya marah barang yang penting itu hilang tetapi dari semua sikap saya ini saya belajar untuk terus memperbaikinya agar menjadi pribadi yaang lebih baik lagi.

2.Deskripsi diri dalam keluarga
   Saya anak tunggal dalam keluarga saya,orang tua saya kerja keduanya terkadang di saat mereka sedang kerja dan saya tidak ada jadwal kuliah saya merasa kesepian di rumah senang melihat teman saya yang mempunyai adik mempunyai teman di rumah,saya anak tunggal pasti jangan anggap semua anak tunggal manja saya termasuk anak yang tidak mau membebani orang tua walau orang tua dapat memenuhinya contoh saya ingin beli sesuatu sering saya menabung seperti membeli handphone dan laptop waktu yang lama sih buat membeli itu tapi saya bisa merasakan apa yang kita beli dengan cara menabung.Dirumah saya termasuk anak yang pecicilan suka teriak-teriak sendiri ketawa-ketawa sampai kadang tetangga suka bertanya “orang di rumah Cuma bertiga tapi seperti di pasar” yahh itulah menjadi anak tunggal senang akan dunia sendiri dengan apa yang saya punya.

3.Deskripsi diri dalam lingkungan masyarakat
   Dalam kehidupan sehari-hari di komplek saya oleh tetangga di kenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang bergaul dengan tetangga sekitar rumah,bukan saya tidak mau membaur oleh mereka tapi karena kesibukan saya saat ini kuliah dan banyak menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas tetapi terkadang saat hari libur saya suka membaur dengan tetangga saya contohnya mengobrol-ngobrol atau mengajak teman tetangga saya berolahraga lari disekitar komplek

4.Deskripsi diri dalam kampus
   Dalam lingkungan kampus yang merupakan lingkungan baru untuk saya ini,saya dikenal oleh teman-teman saya sebagai orang yang mudah bergaul dan membaur kepada mereka,yaa...ini memang diri saya yang mudah bergaul dan membaur kepada siapa saja teman tanpa memilih-milih teman untuk bergaul karena menurut saya semua teman adalah sama tempat untuk berbagi cerita,canda dan tawa contohnya ketika mereka sedang berkumpul saya suka nimbrung dan tiba-tiba membuat hal lucu yang membuat mereka tertawa hehehe...

C.Kesimpulan

   Kita sebagai makhluk sosial haruslah mempunyai teman kerabat dan sahabat karena kita bisa menilai diri kita dari sudut pandang orang lain,jika terdapat salah kepada kita mereka akan menilai dan mengoreksi kita untuk memberi tahu hal yang benar itu seperti apa ,tetapi kita juga harus tau sikap,sifat dari orang-orang di sekitar kita dengan cara memahaminya agar kita tidak salah pilih teman sahabat dan kerabat yang diantaranya terkadang mengajak kita kepada hal-hal buruk yang membuat kita terjerumus ke hal negatif oleh karena itu kita harus bisa memahami karakter orang-orang disekitar kita.

MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN (ILMU SOSIAL DASAR)

MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992





MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN


A.Latar belakang
    Masyarakat pedesaan dan perkotaan di indonesia,masyarakat pedesaan di indonesia letaknya nya jauh dari perkotaan banyak masyarakat pedesaan indonesia yang mengadu nasib mereka untuk mencari nafkah ke perkotaan.Gaji di kota yang tinggi membuat masyarakat pedesaan tergiur untuk mencari kerja disana berbekal keterampilan yang sederhana,banyak hal yang mereka lalui mulai dari menempuh perjalanan yang jauh dan medan yang sulit untuk menuju ke perkotaan.Mungkin karena di pedesaan lapangan kerja sangat sedikit ditambah dengan gaji yang rendah dan tidak cukup untuk menghidupi keluarganya oleh karena itu masyarakat pedesaan memilih untuk meninggalkan desa dan pergi ke kota untuk mencari nafkah yang cukup untuk keluarganya.Salah satu sebab masyarakat pedesaan pindah ke perkotaan adalah semakin bertumbuhnya angka jumlah penduduk indonesia yang setiap tahun meningkat

1.Pengertian masyarakat pedesaan
   Merupakan masyarakat tradisional dari masyarakat primitif (sederhana). Namun pandangan tersebut sebetulnya kurang tepat, karena masyarakat desa adalah masyarakat yang tinggal di suatu kawasan, wilayah, teritorial tertentu yang disebut desa. Sedangkan masyarakat tradisional adalah masyarakat. yang menguasaan ipteknya rendah sehingga hidupnya masih sederhana dan belum kompleks. Memang tidak dapat dipungkiri masyarakat desa dinegara sedang berkembang seperti Indonesia, ukurannya terdapat pada masyarakat desa yaitu bersifat tradisional dan hidupnya masih sederhana, karena desa-desa di Indonesia pada umumnya jauh dari pengaruh budaya asing/luar yang dapat mempengaruhi perubahan-perubahan pola hidupnya.Adapun yang menjadi ciri masyarakat desa antara lain :
-Di dalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan     yang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat   pedesaan lainnya di luar batas wilayahnya.
-Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan.
-Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian.
-Alat-alat yang dipakai masih tradisional
-Menunjang tinggi norma-norma yang berlaku


 2.Pengertian masyarakat perkotaan
    Masyarakat perkotaan adalah masyarakat yang tinggal di daerah atau kota yang besar,masyarakat perkotaan umumnya bermata pencaharian sebagai bos,karyawan,wiraswasta dan lain sebagainya pada intinya masyarakat perkotaan adalah orang-orang yang hidup dengan materi yang sangat cukup untuk kebutuhan hidup keluarganya.adapun ciri-ciri masyarakat  perkotaan antara lain :
-Kehidupan keagamaannya berkurang, kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memang kehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja.
-Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada orang lain (Individualisme).
-Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
-Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota.

3.Masyarakat pedesaan pindah ke kota (urbanisasi)
   Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari kawasan perdesaan ke wilayah perkotaan, sedangkan orang yang melakukan urbanisasi dinamakan urbanisan. Sebaliknya, ruralisasi merupakan bentuk perpindahan penduduk dari kota ke desa. Gejala urbanisasi berawal dari adanya ketimpangan pemerataan pembangunan antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Di satu pihak akselerasi peningkatan ekonomi dan pembangunan di wilayah perkotaan berjalan relatif lebih cepat dan merambah hampir semua sektor kehidupan, kecuali bidang pertanian. Kondisi ini memacu penduduk desa untuk pergi mengadu nasib ke kota, dengan harapan akan mendapat penghidupan yang jauh lebih layak dibandingkan di desa. Sebagai suatu bentuk interaksi kota dan desa, urbanisasi dipengaruhi oleh dua faktor utama yang dikenal dengan istilah faktor pendorong (push factors) dan faktor penarik (pull factors).

A.)Faktor Pendorong ke kota
-Sedikitnya lapangan kerja di desa
-Rendahnya gaji yang di terima di desa
-Fasilitas yang kurang memadai di desa
-Banyaknya lahan pertanian yang gagal panen akibat kekeringan

 B.)Faktor Penarik dari kota
-banyak kesempatan kerja atau lapangan kerja
-Gaji yang tinggi di perkotaan
-Fasilitas yang memadai di perkotaan
-Banyaknya perusahaan yang membuka lowongan kerja

C.)Tujuan dari urbanisasi
-masyarakat pedesaan mendapatkan lapangan kerja sesuai kemampuan
-memperoleh fasilitas yang terintegrasi dan moderen
-mendapatkan gaji/upah yang tinggi
-menjadi masyarakat yang lebih baik
D.)Dampak positif urbanisasi
-Meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat pedesaan
-Mengurangi jumlah pengangguran
-Masyarakat pedesaan dapat mampu memberikan kemajuan di desa berbekal kemampuan yang dimiliki di kota
-Menjalin kerjasama antara masyarakat perkotaan dan pedesaan
E.)Dampak negatif urbanisasi
-Perkotaan semakin padat dengan adanya urbanisasi
-Kemacetan lalu lintas
-Menurun nya tenaga kerja di desa
-Timbulnya pengangguran di perkotaan

   Urbanisasi,perpindahan masyarakat pedesaan ke perkotaan menurut saya sangat tidak efektif karena di desa merupakan faktor penyokong masyarakat indonesia menjadi makmur,maka solusi agar masyarakat pedesaan tetap tinggal di desa contohnya adalah menyediakan lapangan kerja yang memadai dan cukup beserta fasilitas-faslitas penunjangnya,menaikan upah tinggi dalam hal ini pemerintah harus berperan langsung dalam mengatasi urbanisasi untuk memecahkan masalah yang ada di desa agar tidak banyak masyarakat desa berpindah ke kota.


B.Kesimpulan
   Jadi menurut saya agar urbanisasi tidak terjadi dalam jumlah yang tinggi adalah peranan pemerintah yang harus mengefektifkan lapangan kerja di pedesaan,memberikan upah tinggi,menyediakan fasilitas yang memadai dan moderen sehingga masyarakat pedesaan tetap tinggal di desa dan tidak terjadi penurunan tenaga kerja di desa ataupun membuat masyarakat perkotaan semakin padat dan sempit.Industri rumahan bisa menjadi solusi agar masyarakat pedesaan bisa bekerja sebagai faktor pendukung peranan pemerintah dalam menjalankan kontribusinya.

~DAFTAR PUSTAKA


PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN (ILMU SOSIAL DASAR)

PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992

.UNIVERSITAS GUNADARMA.








PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN

A.Latar Belakang
    Penduduk dan kebudayaan adalah konsep yang saling berhubungan satu sama lain dimana penduduk merupakan satu kumpulan masyarakat yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu dan dalam waktu tertentu pula,sedangkan kebudayaan adalah suatu kebiasaan atau adat istiadat yang terlahir,tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat mendorong tingkat pertumbuhan yang meliputi aspek-aspek seperti aspek sosial,ekonomi,politik dan lain sebagainya.Dari aspek tersebut maka mata pencaharian hidup homogen semakin kompleks.
    Selain itu manusia sebagai objek dapat memanfaatkan dan mengembangkan akal budinya untuk mengungkap kebudayaan itu sendiri baik bersifat rohaniyah maupun kebudayaan kebendaan.Sehubungan dengan hal ini maka kita akan membahas masih diharapkan kah kebudayaan indonesia pada zaman sekarang,contohnya dan apa yang harus kita lakukan sebagai masyarat indonesia.
1.Pengertian Penduduk
    Penduduk adalah sekelompok orang yang bermukim atau bertempat tinggal pada suatu wilayah atau daerah tertentu pada suatu negara,dengan kata lain orang yang secara hukum berhak untuk menempati suatu daerah atau wilayah itu secara resmi dengan pasal dan undang-undang yang berlaku.Dengan kata lain orang yang resmi untuk tinggal disitu,misal bukti kewarnegaraan atau bukti tanda kependudukan,indonesia sebagai negara kepulauan memiliki penduduk terbesar ke-4 sebanyak 265.015.300 jiwa penduduk dengan kata lain pertumbuhan dan perkembangan penduduk di indonesia selalu meningkat setiap tahun nya dampak ini yang menyebabkan semakin padatnya penduduk di indonesia dan memicu terjadinya pengangguran karena pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan lapangan kerja yang disediakan.Pemerintah telah mengkampanyekan program KB “2 anak lebih baik” tetapi program tersebut belum bisa dijalankan dengan baik di dalam lingkungan masyarakat.
2.Pengertian Kebudayaan
    Kebudayaan adalah hasil cipta,rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks mencakup ilmu pengetahuan,keyakinan,seni,susila,hukum adat serta setiap kecakapan dan kebiasaan,arti dari kebudayaan lain nya adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga kebudyaan dalam kehidupan sehari-hari bersifat abstrak sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebahagi makhluk berbudaya,berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata.
3.Keterkaitan Penduduk dan Kebudayaan
    Penduduk dan Kebudayaan mempunyai hubungan yang sangat erat. Apalagi kebudayaan,Kebudayaan sendiri dalam kehidupan masyarakat merupakan pondasi yang sangat kuat. Setiap kegiatan manusia, apapun itu, pasti dilakukan menurut budaya mereka. Kalau budaya pada masyarakat sendiri sudah goyah, maka dapat dipastikan masyarakat tersebut sedikit demi sedikit akan mengalami kehancuran.Pada dasarnya kebudayaan mempunyai kekuatan untuk memaksa pendukungnya untuk mematuhi segala pola acuan yang digariskan oleh kebudayaan itu.
   Jadi keterkaitan penduduk dan kebudayaan merupakan suatu hal yang penting dan erat kaitan-nya kerena dalam kegitan sehari-hari penduduk melakukan segala aktivitas dengan di dasari oleh kebudayaan contoh ketika lebaran akan datang penduduk indonesia berbondong-bondong pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli baju hari raya.
4.Masih relevankah kebudayaan asli indonesia pada zaman sekarang?apa contohnya?dan apa yang harus kita lakukan
Kebudayaan di indonesia sangat beraneka ragam mulai dari tarian,lagu daerah,adat istiadat daerah dan masih banyak lain-nya semua itu merupakan warisan dari nenek moyang bangsa indonesia yang ada sejak zaman dahulu,ada berberapa tradisi kebudayaaan Pada zaman sekarang yang masih ada di indonesia diantaranya adalah :
1.upacara adat kematian ngaben (bali)
   Merupakan upacara kremasi atau pembakaran jenazah di Bali, Indonesia. Upacara adat Ngaben merupakan sebuah ritual yang dilakukan untuk mengirim jenazah pada kehidupan mendatang. Dalam upacara ini, jenazah diletakkan dengan posisi seperti orang tidur. Keluarga yang ditinggalkan pun akan beranggapan bahwa orang yang meninggal tersebut sedang tertidur. Dalam upacara ini, tidak ada air mata karena mereka menganggap bahwa jenazah hanya tidak ada untuk sementara waktu dan menjalani reinkarnasi atau akan menemukan peristirahatan terakhir di Moksha yaitu suatu keadaan dimana jiwa telah bebas dari reinkarnasi dan roda kematian. Upacara ngaben ini juga menjadi simbol untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal.
2.upacara tingkeban/mitoni (jawa)
   Tingkeban adalah salah satu tradisi selametan dalam masyarakat Jawa, disebut juga mitoni berasal dari kata pitu yang artinya tujuh. Seperti namanya, tingkeban/mitonidilaksanakan pada usia kehamilan tujuh bulan. Tingkeban hanya dilakukan bila anak yang dikandung adalah anak pertama bagi si ibu (kehamilan pertama kali), si ayah, atau keduanya.Upacara tingkeban bermakna bahwa pendidikan bukan saja setelah dewasa akan tetapi semenjak benih tertanam di dalam rahim ibu. Dalam upacara ini sang ibu yang sedang hamil dimandikan dengan air kembang setaman disertai doa. Tujuannya untuk memohon kepada Tuhan YME agar selalu diberikan rahmat dan berkah sehingga bayi yang akan dilahirkan selamat dan sehat.
3.Ritual Kebo-keboan (banyuwangi-jawa timur)
   Ritual yang diadakan setahun sekali ini selalu diadakan setiap tanggal 10 Suro atau 10 Muharam di desa Alasmalang, Singojuruh, Banyuwangi. Upacara ini mengharuskan beberapa laki – laki berdandan menjadi kerbau dan berkorban untuk membajak sawah. Setelah membajak sawah kebo – keboan ini diarak mengelilingi desa disertai karnaval kesenian rakyat. Ritual kebo – keboan ini bertujuan untuk meminta hujan ketika musim kemarau
   Dari contoh di atas diantaranya yang masih ada dari kebudayaan  asli indonesia pada zaman sekarang,kita sebagai kaum generasi muda yang harus kita lakukan adalah melestarikan budaya tersebut,mengenalkan budaya tersebut kepada kaum muda zaman sekarang dan terus menjaga kearifan budaya tradisional indonesia agar tidak punah dengan kemajuan teknologi dan kebudayaan asing yang masuk ke indonesia
B.Kesimpulan
   kita sebagai generasi muda harus terus melestarikan dan menerapkan kebudayaan yang ada di negeri kita agar kebudayaan-kebudayaan ini tidak hilang ditelan oleh zaman yang semakin maju,sebagai penduduk yang baik dan mempunyai rasa bangga kepada kebudayaan kita sendiri hal ini harus selalu kita kaitkan dalam kehidupan kita dan menjadi suatu kewajiban untuk kita menjaga,melindungi dan mengenalkan nya kepada generasi-generasi di masa depan untuk selalu menerapkan kebudayaan ini sebagai warisan leluhur-leluhur kita pada zaman dahulu.


~DAFTAR PUSTAKA