AGAMA
DAN MASYARAKAT
ILMU
SOSIAL DASAR
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS
: 1ID01
NPM
: 30418992
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI
BAB
I
PENDAHULUAN
A.Latar
Belakang
Manusia sebagai
makhluk ciptaan Tuhan YME yang dianugerahkan akal dan nafsu perlu untu
membekali dirinya dengan agama supaya kehidupan nya tertata dan dapat menjadi
manusia yang lebih baik di dalam suatu kelompok atau bermasyarakat.Manusia
sebagai makhluk sosial kehidupan nya bergantung satu sama lain dan tidak dapat
hidup secara individu itu disebabkan agar manusia dapat memenuhi kebutuhan
hidupnya untuk berkembang.Agama menjelaskan bahwa manusia mempunyai potensi
berakhlak baik atau buruk,potensi buruknya selalu ada dalam kehidupan manusia
karena terkait dengan aspek instink,naluriah dan hawa/nafsu,jika akhlak baik
tidak berkembang melalui pendidikan maka dapat dipastikan manusia hidup
bagaikan hewan karena di dominasi oleh sifat buruknya.Oleh karena itu sejak
dini manusia harus diajarkan agama melalui pendidikan agar tertanam pada
dirinya nilai-nilai agama supaya mampu mengembangkan dirinya sebagai manusia
berakhlak baik.
B.Rumusan
Masalah
1.Peranan agama dalam masyarakat itu seperti
apa?
2.Penyebab konflik agama dan bagaimana
solusiya?
BAB
II
PEMBAHASAN
A.Pengertian
Agama Dan Masyarakat
Agama adalah sistem
yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan YME
serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungan
nya.Adapun pengertian agama menurut para ahli yaitu,menurut M.Hasbi ashiddiqy
adalah tuntunan yang melengkapi segala segi dan suatu peruangan untuk
memperoleh kekayaan dunia dan kesentosaan akhirat.
Masyarakat adalah sekelompok orang yang
membentuk sebuah sistem semi tertutup atau terbuka dimana interaksi antar individu-individu berada dalam kelompok
tersebut.Adapun pengertian menurut para ahli yaitu menurut Karl Marx ialah
keseluruhan hubungan-hubungan ekonomis baik produksi maupun konsumsi yang
berasal dari kekuatan-kekuatan produksi ekonomis yakni teknik dan karya.
B.Fungsi
Agama
Adapun berberapa fungsi agama diantara lain
:
-Fungsi agama
sebagai pengukuhan nilai-nilai
-Fungsi agama dalam
bidang sosial
-Fungsi agama
sebagai sosialisai
-Fungsi agama
sebagai edukatif (pendidikan)
-Fungsi agama sebagai
penyelamat
C.Hubungan
Agama Dengan Masyarakat
Di indonesia banyak
sekali budaya yang berhubungan dengan masyarakat dan agama dari banyak budaya
tersebut seringkali dikaitkan dengan masyarakat dan agama agar bisa terus di
lestarikan.Hal ini membuktikan bahwa agama mempunyai hubungan erat dengan
budaya sebagai unsur utama dari masyarakat untuk selalu menjalankan perintah
agama dan melesatrikan kebudayaan nya.Masyarakat berperan besar dalam
melestarikan kebudayaan nya karena masyarakat lah yang selalu menjalankan
perintah agama dan menjaga kebudayaan nya agar tetap terpelihara,maksudnya jika
dipadukan masyarakat akan membentuk kehidupan yang harmonis karena keduanya
memiliki keterkaitan kuat satu sama lain contoh jika kita sholat maka hati kita
terasa tenang dan pikiran juga akan
tenang sama hal nya dengan budaya yang kita jaga agar tidak diakui oleh negara
lain.Namun pada saat ini agama hanyalah sebagi symbol memeluk agamanya tetapi
tidak menjalankan perintahnya,di indonesia saat ini banyak sekali masuk
kepercayaan-kepercayaan agama baru ini sangat dikhawatirkan karena masyarakat
banyak didoktrin untuk masuk kedalam kepercayaan tersebut hal ini bisa saja
mencuci otak masyarakat untuk ditanamkan fikiran negatif dan dampaknya agar
merugikan dan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan indonesia oleh karena
itu menurut saya pemerintah harus memantau segala aktivitas kepercayaan baru
ini secara ketat dan seksama agar tidak menimbulkan perpecahan dalam
masyarakat.
D.Peranan
Agama Dalam Masyarakat
Agama adalah pedoman hidup dan menjadi tolok
ukur yang mengatur tingkah laku penganutnya dalam kehidupan sehari-hari. Baik
atau tidaknya tindakan seseorang tergantung pada seberapa taat dan seberapa
dalam penghayatan terhadap agama yang diyakini.Agama berperan sangat penting
dalam mengatur kehidupan manusia dan mengarahkannya kepada kebaikan bersama. Peran
agama dalam masyarakat sebenarnya adalah sebagai penyeimbang kehidupan
masyarakat di berbagai bidang seperti bidang sosial, ekonomi, pendidikan,
politik, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain sebagainya. Dimana masyarakat
menjadikan agama sebagai dasar atau acuan mereka dalam menjalani kehidupan
bermasyarakat yang baik dan tidak menyimpang dari norma-norma atau peraturan
yang ada.Agama sebagai
pedoman hidup bagi manusia telah memberikan petunjuk tentang berbagai aspek
kehidupan, termasuk pembinaan atau pengembangan mental rohani yang sehat.
Agamamerupakan sumber nilai, kepercayaan dan pola-pola tingkah laku yang akan
memberikan, tuntunan bagi arti, tujuan, dan kesetabilan hidup umat
manusia. Kehidupan yang efektif menuntut adanya tuntuanan hidup yang
mutlak. Harus di sadari, peran agama memanglah sangat
penting bagi kehidupan baik dalam bermasyarakat, bernegara dan lain sebagainya.
Oleh karena itu peran agama berfungsi untuk:
1.Memelihara Fitrah.
Manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Namun
manusia mempunyai hawa nafsu (naluri atau dorongan untuk memenuhi
kebutuhan/keinginan).Agar dmanusia dapat mengendalikan hawa nafsu dan terhindar dari godaan setan (sehingga drinya
tetap suci),maka manusia manusia harus beragama atau bertaqwa pada Allah.Apabila
manusia telah bertaqwa kepada Tuhan berarti dia telah memelihara fitrahnya, dan
ini juga berarti bahwa dia termasuk orang yang akan memperoleh rahmat Allah.
2.Memelihara jiwa.
Agama sangat menghargai harkat dan martabat, atau kemuliaan manusia.Dalam
memelihara kemuliaan jiwa manusia, agama mengharamkan atau melarang manusia
melakukan penganiayaan,penyiksaan,atau pembunuhan, baik terhadap dirinya
sendiri mpada maupun orang lain.
3.Memelihara akal.
Allah telah memberikan karunia manusia yang tidak diberikan kepada
makluk lainnya, yaitu akal. Melalui akal inilah manusia dapat berkembang menjadi makluk yang berbudaya
(beradab).Karena pentingnya peran akal ini, maka agama memberi petunjuk kepada
manusia untuk mengembangkan dan memeliharanya,yaitu hendaknya
manusia mensyukuri nikmat akal itu,dengan cara memanfaatkannya seoptimal
mungkin untuk berfikir, belajar, atau mencari ilmu, menjauhkakn diri dari perbuatan yang merusak
akal.
4.Memelihara keturunan.
Agama mengajarkakn kepada manusia tentang cara memelihara keturunan atau
regenarasi yang suci.Aturan atau norma agama untuk memelihara keturunan itu
adalah pernikahan. Pernikahan merupakan uapacara agama yang suci yang waib
ditempuh oleh sepasang pria dan wanita sebelum melakukan hubungan biologis sebagai
suami istri. Pernikahan itu bertujuan untuk mewujudkan keluarga yangsakinah (tentram,
nyaman),mawaddah (cinta kasih, mutual respect) dan rahmah (
mendapatcurahan karunia Allah).
E.Penyebab
Konflik Agama Dan Bagaimana Solusinya
Indonesia memiliki
keragaman kepercayaan agama yang merupakan ciri khas dari negara kita,kerukunan
antar umat pun harus selalu di lakukan agar tidak terjadi pertentangan antar
agama dan agar selalu bisa menjaga kesatuan dan persatuan indonesia.Tetapi
nyatanya masih ada konflik yang terjadi di dalam keragaman agama tersebut hal
ini di pengaruhi oleh berberapa faktor penyebab di antaranya :
1.Faktor Internal
-Pemahaman yang menodai atau menyimpang dari
agama
-Pemahan yang radikal,menganggap aliran nya
benar dan orang lain salah.
-Pemahaman yang liberal,bebas semaunya tanpa
mengikuti kaedah yang ada.
2.Faktor Eksternal
-Pendirian rumah ibadah atau penyiaran agama
yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
-Penistaan terhadap agama
-Adanya salah paham ayat pada salah satu
kitab diantara pemeluk agama.
Faktor diatas merupakan salah satu contoh
yang terjadi pada kenyataan nya oleh karena itu kita sebagai pemuda harus bisa
untuk mencegah atau meminimalisir terjadi konflik antar umat beragama untuk
menjaga persatuan dan kesatuan indonesia.
*Bagaimana
solusi agar tidak terjadi konflik antar umat beragama
Adapun solusi yang
bisa kita lakukan untuk mencegah konflik antar umat beragama antara lain :
1
1.) Saling
mentautkan hati diantara umat beragama,mempererat persahabatan dengan saling
mengenai lebih jauh serta menumbuhkan kembali kesadaran bahwa setiap agama
membawa misi perdamaian.
2.) Tidak
memperkenankan pengelompokan domisili dari kelompok yang sama di daerah atau
wilayah yang sama secara eksklusif.
3.) Masyarakat
pendatang dengan penduduk asli harus saling berbaur
4.) Segala
macam bentuk ketidakadilan struktural agama harus dihilangkan
5.) Kesenjangan
sosial dalam hal agama harus dihapuskan
6.) Perlu
dikembangkan adanya identitas bersama agar masyarakat sadar akan pentingnya
persatuan dalam berbangsa dan negara.
F.Kesimpulan
Jadi yang bisa kita
ambil dari permasalahan antara agama dan masyarakat adalah pertama agama sudah
seharusnya untuk selalu patuh dan selalu menjalankan perintah agama yang kita
peluk (ibadah) karena itu merupakan suatu kewajiban yang menandakan kita yang
memeluk agama tersebut contoh ibadah sholat berarti kita adalah seorang pemeluk
agama islam,Kedua agama dalam masyarakat harus berjalan seimbang tidak ada
perbedaan ataupun mengambil kesempatan berbuat jahat dengan berkedok agama yang
bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan dimana itu salah satu ciri dasar
negara kita yaitu pancasila,kita harus saling menghormati antar sesama umat
beragama saling berbaur karena sebenarnya kita adalah sebuah keluarga dan tidak
mempengaruhi suatu kepercayaan seseorang yang ia peluk untuk dipaksa masuk
kepada kepercayaan kita karena ada sebuah ayat dalam agama islam menyatakan
‘’Lakkum dinnukum waliyaddin’’ yang artinya bagimu agamu bagiku
agamaku.Terakhir bagi pemuda kita sebagai pemuda harus ikut serta dalam menjaga
kerukunan dan perdamaian umat beragama untuk persatauan bangsa dan kesatauan
negara indonesia.
G.Daftar
Pustaka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar