Rabu, 27 Maret 2019

PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN (ILMU SOSIAL DASAR)

PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992

.UNIVERSITAS GUNADARMA.








PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN

A.Latar Belakang
    Penduduk dan kebudayaan adalah konsep yang saling berhubungan satu sama lain dimana penduduk merupakan satu kumpulan masyarakat yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu dan dalam waktu tertentu pula,sedangkan kebudayaan adalah suatu kebiasaan atau adat istiadat yang terlahir,tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat mendorong tingkat pertumbuhan yang meliputi aspek-aspek seperti aspek sosial,ekonomi,politik dan lain sebagainya.Dari aspek tersebut maka mata pencaharian hidup homogen semakin kompleks.
    Selain itu manusia sebagai objek dapat memanfaatkan dan mengembangkan akal budinya untuk mengungkap kebudayaan itu sendiri baik bersifat rohaniyah maupun kebudayaan kebendaan.Sehubungan dengan hal ini maka kita akan membahas masih diharapkan kah kebudayaan indonesia pada zaman sekarang,contohnya dan apa yang harus kita lakukan sebagai masyarat indonesia.
1.Pengertian Penduduk
    Penduduk adalah sekelompok orang yang bermukim atau bertempat tinggal pada suatu wilayah atau daerah tertentu pada suatu negara,dengan kata lain orang yang secara hukum berhak untuk menempati suatu daerah atau wilayah itu secara resmi dengan pasal dan undang-undang yang berlaku.Dengan kata lain orang yang resmi untuk tinggal disitu,misal bukti kewarnegaraan atau bukti tanda kependudukan,indonesia sebagai negara kepulauan memiliki penduduk terbesar ke-4 sebanyak 265.015.300 jiwa penduduk dengan kata lain pertumbuhan dan perkembangan penduduk di indonesia selalu meningkat setiap tahun nya dampak ini yang menyebabkan semakin padatnya penduduk di indonesia dan memicu terjadinya pengangguran karena pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan lapangan kerja yang disediakan.Pemerintah telah mengkampanyekan program KB “2 anak lebih baik” tetapi program tersebut belum bisa dijalankan dengan baik di dalam lingkungan masyarakat.
2.Pengertian Kebudayaan
    Kebudayaan adalah hasil cipta,rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks mencakup ilmu pengetahuan,keyakinan,seni,susila,hukum adat serta setiap kecakapan dan kebiasaan,arti dari kebudayaan lain nya adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga kebudyaan dalam kehidupan sehari-hari bersifat abstrak sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebahagi makhluk berbudaya,berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata.
3.Keterkaitan Penduduk dan Kebudayaan
    Penduduk dan Kebudayaan mempunyai hubungan yang sangat erat. Apalagi kebudayaan,Kebudayaan sendiri dalam kehidupan masyarakat merupakan pondasi yang sangat kuat. Setiap kegiatan manusia, apapun itu, pasti dilakukan menurut budaya mereka. Kalau budaya pada masyarakat sendiri sudah goyah, maka dapat dipastikan masyarakat tersebut sedikit demi sedikit akan mengalami kehancuran.Pada dasarnya kebudayaan mempunyai kekuatan untuk memaksa pendukungnya untuk mematuhi segala pola acuan yang digariskan oleh kebudayaan itu.
   Jadi keterkaitan penduduk dan kebudayaan merupakan suatu hal yang penting dan erat kaitan-nya kerena dalam kegitan sehari-hari penduduk melakukan segala aktivitas dengan di dasari oleh kebudayaan contoh ketika lebaran akan datang penduduk indonesia berbondong-bondong pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli baju hari raya.
4.Masih relevankah kebudayaan asli indonesia pada zaman sekarang?apa contohnya?dan apa yang harus kita lakukan
Kebudayaan di indonesia sangat beraneka ragam mulai dari tarian,lagu daerah,adat istiadat daerah dan masih banyak lain-nya semua itu merupakan warisan dari nenek moyang bangsa indonesia yang ada sejak zaman dahulu,ada berberapa tradisi kebudayaaan Pada zaman sekarang yang masih ada di indonesia diantaranya adalah :
1.upacara adat kematian ngaben (bali)
   Merupakan upacara kremasi atau pembakaran jenazah di Bali, Indonesia. Upacara adat Ngaben merupakan sebuah ritual yang dilakukan untuk mengirim jenazah pada kehidupan mendatang. Dalam upacara ini, jenazah diletakkan dengan posisi seperti orang tidur. Keluarga yang ditinggalkan pun akan beranggapan bahwa orang yang meninggal tersebut sedang tertidur. Dalam upacara ini, tidak ada air mata karena mereka menganggap bahwa jenazah hanya tidak ada untuk sementara waktu dan menjalani reinkarnasi atau akan menemukan peristirahatan terakhir di Moksha yaitu suatu keadaan dimana jiwa telah bebas dari reinkarnasi dan roda kematian. Upacara ngaben ini juga menjadi simbol untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal.
2.upacara tingkeban/mitoni (jawa)
   Tingkeban adalah salah satu tradisi selametan dalam masyarakat Jawa, disebut juga mitoni berasal dari kata pitu yang artinya tujuh. Seperti namanya, tingkeban/mitonidilaksanakan pada usia kehamilan tujuh bulan. Tingkeban hanya dilakukan bila anak yang dikandung adalah anak pertama bagi si ibu (kehamilan pertama kali), si ayah, atau keduanya.Upacara tingkeban bermakna bahwa pendidikan bukan saja setelah dewasa akan tetapi semenjak benih tertanam di dalam rahim ibu. Dalam upacara ini sang ibu yang sedang hamil dimandikan dengan air kembang setaman disertai doa. Tujuannya untuk memohon kepada Tuhan YME agar selalu diberikan rahmat dan berkah sehingga bayi yang akan dilahirkan selamat dan sehat.
3.Ritual Kebo-keboan (banyuwangi-jawa timur)
   Ritual yang diadakan setahun sekali ini selalu diadakan setiap tanggal 10 Suro atau 10 Muharam di desa Alasmalang, Singojuruh, Banyuwangi. Upacara ini mengharuskan beberapa laki – laki berdandan menjadi kerbau dan berkorban untuk membajak sawah. Setelah membajak sawah kebo – keboan ini diarak mengelilingi desa disertai karnaval kesenian rakyat. Ritual kebo – keboan ini bertujuan untuk meminta hujan ketika musim kemarau
   Dari contoh di atas diantaranya yang masih ada dari kebudayaan  asli indonesia pada zaman sekarang,kita sebagai kaum generasi muda yang harus kita lakukan adalah melestarikan budaya tersebut,mengenalkan budaya tersebut kepada kaum muda zaman sekarang dan terus menjaga kearifan budaya tradisional indonesia agar tidak punah dengan kemajuan teknologi dan kebudayaan asing yang masuk ke indonesia
B.Kesimpulan
   kita sebagai generasi muda harus terus melestarikan dan menerapkan kebudayaan yang ada di negeri kita agar kebudayaan-kebudayaan ini tidak hilang ditelan oleh zaman yang semakin maju,sebagai penduduk yang baik dan mempunyai rasa bangga kepada kebudayaan kita sendiri hal ini harus selalu kita kaitkan dalam kehidupan kita dan menjadi suatu kewajiban untuk kita menjaga,melindungi dan mengenalkan nya kepada generasi-generasi di masa depan untuk selalu menerapkan kebudayaan ini sebagai warisan leluhur-leluhur kita pada zaman dahulu.


~DAFTAR PUSTAKA









Tidak ada komentar:

Posting Komentar