PENDUDUK
DAN KEBUDAYAAN
ILMU
SOSIAL DASAR
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS
: 1ID01
NPM
: 30418992
.UNIVERSITAS
GUNADARMA.
PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN
A.Latar Belakang
Penduduk dan kebudayaan adalah konsep yang
saling berhubungan satu sama lain dimana penduduk merupakan satu kumpulan
masyarakat yang bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu dan dalam waktu
tertentu pula,sedangkan kebudayaan adalah suatu kebiasaan atau adat istiadat
yang terlahir,tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat.Pertumbuhan
penduduk yang sangat cepat mendorong tingkat pertumbuhan yang meliputi
aspek-aspek seperti aspek sosial,ekonomi,politik dan lain sebagainya.Dari aspek
tersebut maka mata pencaharian hidup homogen semakin kompleks.
Selain itu manusia sebagai objek dapat
memanfaatkan dan mengembangkan akal budinya untuk mengungkap kebudayaan itu
sendiri baik bersifat rohaniyah maupun kebudayaan kebendaan.Sehubungan dengan
hal ini maka kita akan membahas masih diharapkan kah kebudayaan indonesia pada
zaman sekarang,contohnya dan apa yang harus kita lakukan sebagai masyarat
indonesia.
1.Pengertian
Penduduk
Penduduk
adalah sekelompok orang yang bermukim atau bertempat tinggal pada suatu wilayah
atau daerah tertentu pada suatu negara,dengan kata lain orang yang secara hukum
berhak untuk menempati suatu daerah atau wilayah itu secara resmi dengan pasal
dan undang-undang yang berlaku.Dengan kata lain orang yang resmi untuk tinggal disitu,misal
bukti kewarnegaraan atau bukti tanda kependudukan,indonesia sebagai negara
kepulauan memiliki penduduk terbesar ke-4 sebanyak 265.015.300 jiwa penduduk
dengan kata lain pertumbuhan dan perkembangan penduduk di indonesia selalu
meningkat setiap tahun nya dampak ini yang menyebabkan semakin padatnya
penduduk di indonesia dan memicu terjadinya pengangguran karena pertumbuhan
penduduk yang tidak seimbang dengan lapangan kerja yang disediakan.Pemerintah
telah mengkampanyekan program KB “2 anak lebih baik” tetapi program tersebut
belum bisa dijalankan dengan baik di dalam lingkungan masyarakat.
2.Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan
adalah hasil cipta,rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya
yang kompleks mencakup ilmu pengetahuan,keyakinan,seni,susila,hukum adat serta
setiap kecakapan dan kebiasaan,arti dari kebudayaan lain nya adalah sesuatu
yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan
yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga kebudyaan dalam kehidupan
sehari-hari bersifat abstrak sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda
yang diciptakan oleh manusia sebahagi makhluk berbudaya,berupa perilaku dan benda-benda
yang bersifat nyata.
3.Keterkaitan Penduduk dan Kebudayaan
Penduduk dan Kebudayaan mempunyai
hubungan yang sangat erat. Apalagi kebudayaan,Kebudayaan sendiri dalam
kehidupan masyarakat merupakan pondasi yang sangat kuat. Setiap kegiatan
manusia, apapun itu, pasti dilakukan menurut budaya mereka. Kalau budaya pada
masyarakat sendiri sudah goyah, maka dapat dipastikan masyarakat tersebut
sedikit demi sedikit akan mengalami kehancuran.Pada dasarnya kebudayaan
mempunyai kekuatan untuk memaksa pendukungnya untuk mematuhi segala pola acuan
yang digariskan oleh kebudayaan itu.
Jadi
keterkaitan penduduk dan kebudayaan merupakan suatu hal yang penting dan erat
kaitan-nya kerena dalam kegitan sehari-hari penduduk melakukan segala aktivitas
dengan di dasari oleh kebudayaan contoh ketika lebaran akan datang penduduk
indonesia berbondong-bondong pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli baju
hari raya.
4.Masih relevankah kebudayaan asli indonesia
pada zaman sekarang?apa contohnya?dan apa yang harus kita lakukan
Kebudayaan
di indonesia sangat beraneka ragam mulai dari tarian,lagu daerah,adat istiadat
daerah dan masih banyak lain-nya semua itu merupakan warisan dari nenek moyang
bangsa indonesia yang ada sejak zaman dahulu,ada berberapa tradisi kebudayaaan Pada
zaman sekarang yang masih ada di indonesia diantaranya adalah :
1.upacara
adat kematian ngaben (bali)
Merupakan upacara kremasi atau pembakaran
jenazah di Bali, Indonesia. Upacara adat Ngaben merupakan sebuah ritual
yang dilakukan untuk mengirim jenazah pada kehidupan mendatang. Dalam upacara
ini, jenazah diletakkan dengan posisi seperti orang tidur. Keluarga yang
ditinggalkan pun akan beranggapan bahwa orang yang meninggal tersebut sedang
tertidur. Dalam upacara ini, tidak ada air mata karena mereka menganggap bahwa
jenazah hanya tidak ada untuk sementara waktu dan menjalani reinkarnasi atau
akan menemukan peristirahatan terakhir di Moksha yaitu suatu keadaan dimana
jiwa telah bebas dari reinkarnasi dan roda kematian. Upacara ngaben ini juga
menjadi simbol untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal.
2.upacara
tingkeban/mitoni (jawa)
Tingkeban adalah salah
satu tradisi selametan dalam masyarakat Jawa, disebut juga mitoni berasal
dari kata pitu yang artinya tujuh. Seperti namanya, tingkeban/mitonidilaksanakan
pada usia kehamilan tujuh bulan. Tingkeban hanya dilakukan bila anak yang
dikandung adalah anak pertama bagi si ibu (kehamilan pertama kali), si ayah,
atau keduanya.Upacara tingkeban bermakna bahwa pendidikan bukan saja setelah
dewasa akan tetapi semenjak benih tertanam di dalam rahim ibu. Dalam upacara
ini sang ibu yang sedang hamil dimandikan dengan air kembang setaman
disertai doa. Tujuannya untuk memohon kepada Tuhan YME agar selalu diberikan
rahmat dan berkah sehingga bayi yang akan dilahirkan selamat dan
sehat.
3.Ritual
Kebo-keboan (banyuwangi-jawa timur)
Ritual yang diadakan setahun sekali ini
selalu diadakan setiap tanggal 10 Suro atau 10 Muharam di desa Alasmalang,
Singojuruh, Banyuwangi. Upacara ini mengharuskan beberapa laki – laki berdandan
menjadi kerbau dan berkorban untuk membajak sawah. Setelah membajak sawah kebo
– keboan ini diarak mengelilingi desa disertai karnaval kesenian rakyat. Ritual
kebo – keboan ini bertujuan untuk meminta hujan ketika musim kemarau
Dari
contoh di atas diantaranya yang masih ada dari kebudayaan asli indonesia pada zaman sekarang,kita
sebagai kaum generasi muda yang harus kita lakukan adalah melestarikan budaya
tersebut,mengenalkan budaya tersebut kepada kaum muda zaman sekarang dan terus
menjaga kearifan budaya tradisional indonesia agar tidak punah dengan kemajuan
teknologi dan kebudayaan asing yang masuk ke indonesia
B.Kesimpulan
kita sebagai
generasi muda harus terus melestarikan dan menerapkan kebudayaan yang ada di
negeri kita agar kebudayaan-kebudayaan ini tidak hilang ditelan oleh zaman yang
semakin maju,sebagai penduduk yang baik dan mempunyai rasa bangga kepada
kebudayaan kita sendiri hal ini harus selalu kita kaitkan dalam kehidupan kita
dan menjadi suatu kewajiban untuk kita menjaga,melindungi dan mengenalkan nya
kepada generasi-generasi di masa depan untuk selalu menerapkan kebudayaan ini
sebagai warisan leluhur-leluhur kita pada zaman dahulu.
~DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar