MASYARAKAT
PEDESAAN DAN PERKOTAAN
ILMU
SOSIAL DASAR
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS
: 1ID01
NPM
: 30418992
MASYARAKAT
PEDESAAN DAN PERKOTAAN
A.Latar
belakang
Masyarakat pedesaan
dan perkotaan di indonesia,masyarakat pedesaan di indonesia letaknya nya jauh
dari perkotaan banyak masyarakat pedesaan indonesia yang mengadu nasib mereka
untuk mencari nafkah ke perkotaan.Gaji di kota yang tinggi membuat masyarakat pedesaan
tergiur untuk mencari kerja disana berbekal keterampilan yang sederhana,banyak
hal yang mereka lalui mulai dari menempuh perjalanan yang jauh dan medan yang
sulit untuk menuju ke perkotaan.Mungkin karena di pedesaan lapangan kerja
sangat sedikit ditambah dengan gaji yang rendah dan tidak cukup untuk
menghidupi keluarganya oleh karena itu masyarakat pedesaan memilih untuk
meninggalkan desa dan pergi ke kota untuk mencari nafkah yang cukup untuk
keluarganya.Salah satu sebab masyarakat pedesaan pindah ke perkotaan adalah
semakin bertumbuhnya angka jumlah penduduk indonesia yang setiap tahun
meningkat
1.Pengertian
masyarakat pedesaan
Merupakan
masyarakat tradisional dari masyarakat primitif (sederhana). Namun pandangan
tersebut sebetulnya kurang tepat, karena masyarakat desa adalah masyarakat yang
tinggal di suatu kawasan, wilayah, teritorial tertentu yang disebut desa.
Sedangkan masyarakat tradisional adalah masyarakat. yang menguasaan ipteknya
rendah sehingga hidupnya masih sederhana dan belum kompleks. Memang tidak dapat
dipungkiri masyarakat desa dinegara sedang berkembang seperti Indonesia,
ukurannya terdapat pada masyarakat desa yaitu bersifat tradisional dan hidupnya
masih sederhana, karena desa-desa di Indonesia pada umumnya jauh dari pengaruh budaya
asing/luar yang dapat mempengaruhi perubahan-perubahan pola hidupnya.Adapun
yang menjadi ciri masyarakat desa antara lain :
-Di dalam
masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila
dibandingkan dengan masyarakat pedesaan
lainnya di luar batas wilayahnya.
-Sistem kehidupan
umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan.
-Sebagian besar
warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian.
-Alat-alat yang
dipakai masih tradisional
-Menunjang tinggi
norma-norma yang berlaku
2.Pengertian
masyarakat perkotaan
Masyarakat perkotaan adalah masyarakat yang
tinggal di daerah atau kota yang besar,masyarakat perkotaan umumnya bermata
pencaharian sebagai bos,karyawan,wiraswasta dan lain sebagainya pada intinya
masyarakat perkotaan adalah orang-orang yang hidup dengan materi yang sangat
cukup untuk kebutuhan hidup keluarganya.adapun ciri-ciri masyarakat perkotaan antara lain :
-Kehidupan
keagamaannya berkurang, kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memang
kehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja.
-Orang kota pada
umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada orang lain
(Individualisme).
-Pembagian kerja
diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang
nyata.
-Kemungkinan-kemungkinan
untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota.
3.Masyarakat
pedesaan pindah ke kota (urbanisasi)
Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari
kawasan perdesaan ke wilayah perkotaan, sedangkan orang yang melakukan
urbanisasi dinamakan urbanisan. Sebaliknya, ruralisasi merupakan bentuk
perpindahan penduduk dari kota ke desa. Gejala urbanisasi berawal dari adanya
ketimpangan pemerataan pembangunan antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Di
satu pihak akselerasi peningkatan ekonomi dan pembangunan di wilayah perkotaan
berjalan relatif lebih cepat dan merambah hampir semua sektor kehidupan,
kecuali bidang pertanian. Kondisi ini memacu
penduduk desa untuk pergi mengadu nasib ke kota, dengan harapan akan mendapat
penghidupan yang jauh lebih layak dibandingkan di desa. Sebagai suatu bentuk
interaksi kota dan desa, urbanisasi dipengaruhi oleh dua faktor utama yang
dikenal dengan istilah faktor pendorong (push factors) dan faktor penarik (pull
factors).
A.)Faktor
Pendorong ke kota
-Sedikitnya
lapangan kerja di desa
-Rendahnya gaji
yang di terima di desa
-Fasilitas yang
kurang memadai di desa
-Banyaknya lahan
pertanian yang gagal panen akibat kekeringan
B.)Faktor
Penarik dari kota
-banyak kesempatan
kerja atau lapangan kerja
-Gaji yang tinggi
di perkotaan
-Fasilitas yang memadai
di perkotaan
-Banyaknya
perusahaan yang membuka lowongan kerja
C.)Tujuan
dari urbanisasi
-masyarakat
pedesaan mendapatkan lapangan kerja sesuai kemampuan
-memperoleh
fasilitas yang terintegrasi dan moderen
-mendapatkan
gaji/upah yang tinggi
-menjadi masyarakat
yang lebih baik
D.)Dampak
positif urbanisasi
-Meningkatkan
kesejahteraan kehidupan masyarakat pedesaan
-Mengurangi jumlah
pengangguran
-Masyarakat
pedesaan dapat mampu memberikan kemajuan di desa berbekal kemampuan yang
dimiliki di kota
-Menjalin kerjasama
antara masyarakat perkotaan dan pedesaan
E.)Dampak
negatif urbanisasi
-Perkotaan semakin
padat dengan adanya urbanisasi
-Kemacetan lalu
lintas
-Menurun nya tenaga
kerja di desa
-Timbulnya
pengangguran di perkotaan
Urbanisasi,perpindahan masyarakat pedesaan
ke perkotaan menurut saya sangat tidak efektif karena di desa merupakan faktor
penyokong masyarakat indonesia menjadi makmur,maka solusi agar masyarakat
pedesaan tetap tinggal di desa contohnya adalah menyediakan lapangan kerja yang
memadai dan cukup beserta fasilitas-faslitas penunjangnya,menaikan upah tinggi
dalam hal ini pemerintah harus berperan langsung dalam mengatasi urbanisasi
untuk memecahkan masalah yang ada di desa agar tidak banyak masyarakat desa
berpindah ke kota.
B.Kesimpulan
Jadi menurut saya
agar urbanisasi tidak terjadi dalam jumlah yang tinggi adalah peranan
pemerintah yang harus mengefektifkan lapangan kerja di pedesaan,memberikan upah
tinggi,menyediakan fasilitas yang memadai dan moderen sehingga masyarakat
pedesaan tetap tinggal di desa dan tidak terjadi penurunan tenaga kerja di desa
ataupun membuat masyarakat perkotaan semakin padat dan sempit.Industri rumahan
bisa menjadi solusi agar masyarakat pedesaan bisa bekerja sebagai faktor
pendukung peranan pemerintah dalam menjalankan kontribusinya.
~DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar