Sabtu, 11 Mei 2019

PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT

PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT
ILMU SOSIAL DASAR

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992



FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA







BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang
   Setiap individu memiliki tingkah laku yang berbeda mereka bertingkah laku karena adanya kepentingan yang harus dipenuhi.Tetapi terkadang jika kepentingan individu itu gagal maka akan menimbulkan masalah bagi dirinya maupun orang lain.Dan satu hal yang saling berkaitan yaitu seorang individu mempunyai rasa prasangka dan cenderung mempunyai sikap membeda-bedakan maka akan terjadi sikap bahwa kebudayaan dia lebih baik dari pada yang lain sehingga menimbulkan konflik yaitu berusaha m,emenuhi tujuan nya dengan cara menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman atau kekerasan.Di indonesia konflik kebudayaan terjadi karena faktor harga diri dan kebanggan kelompok terusik,adanya perbedaan pendirian atau kepenrtingan politik,ekonomi,dan keuasaan.Biasanya pertentangan ini berlangsung lama (disintegrasi),oleh karena itu adat dan tradisi masyarakat dapat dijadikan pengikat agar konflik dapat diselesaikan seperti contohnya bermusyawah.

B.Rumusan masalah
1)   Apa penyebab pertentangan sosial?
2)   Apa yang dimaksud etnosentris?
3)   Mengapa permasalahan itu terjadi?
4)   Bagaimana cara menyelesaikan konfilk tersebut?
5)   Apa yang dimaksud integrasi masyarakat?






                                                                         BAB II
PEMBAHASAN

A.Pertentangan sosial
    Pertentangan sosial (sosial Conflict) adalah suatu proses sosial yang terjadi antara dua pihak atau lebih dimana salah satu pihak berupaya untuk menyingkirkan pihak lain-nya dengan cara menghancurkan nya atau membuatnya tak berdaya.Salah satu penyebab nya adalah perbedan kepentingan yaitu timbulnya tingkah laku individu karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingan nya,pada umumnya kepentingan dibagi menjadi 2 jenis yaitu  kepentingan secara biologis dan psikologis diantara dua kepentingan itu terdapat berbagai individu yang mempunyai perbedaan kepentingan dari aspek jasmani dan rohani,dua faktor tersebut yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial.Perbedaan-perbedaan kepentingan antara lain :

       1.Kepentingan Individu untuk memperoleh kasih sayang
       2.Kepentingan individu untuk memperoleh harga diri
       3.Kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain
       4.Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi

       Adapun Faktor-faktor lain penyebab terjadinya pertentangan sosial adalah rasa iri terhadap suatu kelompok yang menimbulkan suatu konflik karena ketidak puasan suatu kelompok dengan kelompok u

· 1.Konflik antar satuan nasional contohnya perang saudara            supporter sepak bola.
·    2.Konflik antar ras kulit,suku,budaya dan politik

B.Etnosentris
   Etnosentris adalah suatu persepsi seseorang yang menggap bahwa budaya mereka yang lebih baik dibandingkan budaya lain.Pada umumnya mereka menilai kelompok lain sangat relatif khususnya bila berkaitan dengan bahsa,perilaku,kebiasaan dan agama.Etnosentris memiliki dampak negatif dan positif antara lain :
   1.Dampak Negatif
      Mempertinggi rasa patriottisme,menjaga keuthan kebudayaan yang dimiliki dan mempunyai rasa cinta tanah air.
   2.Dampak Negatif
      Menimbulkan konflik antar suku,Tidak terjalin integrasi masyarakat dan mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuan antar budaya.



C.Integrasi Masyarakat
    Integrasi masyarakat adalah suatu kerja sama seluruh anggota masyarakat dari individu,kelompok dan keluarga dan masyarakat yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan individu tersebut.Integrasi masyarakat akan terwujud ketika memiliki satu pemikiran dengan individu lain  yang bertujuan untuk kepentingan bersama sehingga tidak menimbulkan konflik..Integrasi masyarakat sangat diperlukan agar antara sesama individu dapat memiliki satu tujuan dan  pemikiran yang sama agar tidak terjadi pertentangan sosial yang dapat menimbulkan konflik antar individu lain-nya>Adapun faktor-faktor pendorong terjadinya integrasi masyaraakat antara lain :
    -Faktor Internal
     Kesadaran diri sendiri,semangat peduli antar sesama individu lain untuk memenuhi suatu kebutuhan.
    -Faktor Eksternal
     Perkembangan zaman,Kesamaan dari budaya terbukanya untuk
berpartisipasi sesama sikap toleransi.



BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menjumpai suatu konflik baik itu dimulai dari masalah kecil ataupun besar ketika semua itu dibiarkan maka akan memperpanjang masalah tersebut,oleh karena itu kita harus bertindak untuk menyelsaikan-nya dengan cara bermusyawarah dengan dua kelompok yang sedang konflik menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan mencari solusi terbaik yang tidak merugikan ataupun menguntungkan kedua belah pihak.Dengan itu kita dapat terjadi integrasi masyarakat yang dapat menguntungkan antara satu kelompok dengan yang lain-nya.

DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar