PERTENTANGAN
SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS
: 1ID01
NPM
: 30418992
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI-TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
BAB
I
PENDAHULUAN
A.Latar
belakang
Setiap individu
memiliki tingkah laku yang berbeda mereka bertingkah laku karena adanya
kepentingan yang harus dipenuhi.Tetapi terkadang jika kepentingan individu itu
gagal maka akan menimbulkan masalah bagi dirinya maupun orang lain.Dan satu hal
yang saling berkaitan yaitu seorang individu mempunyai rasa prasangka dan
cenderung mempunyai sikap membeda-bedakan maka akan terjadi sikap bahwa
kebudayaan dia lebih baik dari pada yang lain sehingga menimbulkan konflik
yaitu berusaha m,emenuhi tujuan nya dengan cara menentang pihak lawan yang
disertai dengan ancaman atau kekerasan.Di indonesia konflik kebudayaan terjadi
karena faktor harga diri dan kebanggan kelompok terusik,adanya perbedaan
pendirian atau kepenrtingan politik,ekonomi,dan keuasaan.Biasanya pertentangan
ini berlangsung lama (disintegrasi),oleh karena itu adat dan tradisi masyarakat
dapat dijadikan pengikat agar konflik dapat diselesaikan seperti contohnya
bermusyawah.
B.Rumusan
masalah
1) Apa
penyebab pertentangan sosial?
2) Apa
yang dimaksud etnosentris?
3) Mengapa
permasalahan itu terjadi?
4) Bagaimana
cara menyelesaikan konfilk tersebut?
5) Apa
yang dimaksud integrasi masyarakat?
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pertentangan sosial
Pertentangan sosial
(sosial Conflict) adalah suatu proses sosial yang terjadi antara dua pihak atau
lebih dimana salah satu pihak berupaya untuk menyingkirkan pihak lain-nya
dengan cara menghancurkan nya atau membuatnya tak berdaya.Salah satu penyebab
nya adalah perbedan kepentingan yaitu timbulnya tingkah laku individu karena
adanya dorongan untuk memenuhi kepentingan nya,pada umumnya kepentingan dibagi
menjadi 2 jenis yaitu kepentingan secara
biologis dan psikologis diantara dua kepentingan itu terdapat berbagai individu
yang mempunyai perbedaan kepentingan dari aspek jasmani dan rohani,dua faktor
tersebut yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial.Perbedaan-perbedaan
kepentingan antara lain :
1.Kepentingan Individu untuk memperoleh
kasih sayang
2.Kepentingan individu untuk memperoleh
harga diri
3.Kepentingan individu untuk dibutuhkan
orang lain
4.Kepentingan individu untuk memperoleh
prestasi dan posisi
Adapun Faktor-faktor lain penyebab terjadinya
pertentangan sosial adalah rasa iri terhadap suatu kelompok yang menimbulkan
suatu konflik karena ketidak puasan suatu kelompok dengan kelompok u
· 1.Konflik antar satuan nasional
contohnya perang saudara supporter sepak bola.
· 2.Konflik antar ras
kulit,suku,budaya dan politik
B.Etnosentris
Etnosentris adalah
suatu persepsi seseorang yang menggap bahwa budaya mereka yang lebih baik
dibandingkan budaya lain.Pada umumnya mereka menilai kelompok lain sangat
relatif khususnya bila berkaitan dengan bahsa,perilaku,kebiasaan dan
agama.Etnosentris memiliki dampak negatif dan positif antara lain :
1.Dampak Negatif
Mempertinggi rasa patriottisme,menjaga keuthan
kebudayaan yang dimiliki dan mempunyai rasa cinta tanah air.
2.Dampak Negatif
Menimbulkan konflik antar suku,Tidak
terjalin integrasi masyarakat dan mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuan
antar budaya.
C.Integrasi Masyarakat
Integrasi
masyarakat adalah suatu kerja sama seluruh anggota masyarakat dari
individu,kelompok dan keluarga dan masyarakat yang memiliki tujuan untuk
mensejahterakan individu tersebut.Integrasi masyarakat akan terwujud ketika
memiliki satu pemikiran dengan individu lain
yang bertujuan untuk kepentingan bersama sehingga tidak menimbulkan
konflik..Integrasi masyarakat sangat diperlukan agar antara sesama individu
dapat memiliki satu tujuan dan pemikiran
yang sama agar tidak terjadi pertentangan sosial yang dapat menimbulkan konflik
antar individu lain-nya>Adapun faktor-faktor pendorong terjadinya integrasi
masyaraakat antara lain :
-Faktor Internal
Kesadaran diri sendiri,semangat peduli
antar sesama individu lain untuk memenuhi suatu kebutuhan.
-Faktor Eksternal
Perkembangan zaman,Kesamaan dari budaya
terbukanya untuk
berpartisipasi
sesama sikap toleransi.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Dalam
kehidupan sehari-hari kita selalu menjumpai suatu konflik baik itu dimulai dari
masalah kecil ataupun besar ketika semua itu dibiarkan maka akan memperpanjang
masalah tersebut,oleh karena itu kita harus bertindak untuk menyelsaikan-nya
dengan cara bermusyawarah dengan dua kelompok yang sedang konflik menyelesaikan
masalah dengan kepala dingin dan mencari solusi terbaik yang tidak merugikan
ataupun menguntungkan kedua belah pihak.Dengan itu kita dapat terjadi integrasi
masyarakat yang dapat menguntungkan antara satu kelompok dengan yang lain-nya.
DAFTAR PUSTAKA
http://arifrahman2743.weebly.com/task/pertentangan-sosial-integrasi-masyarakat https://gabusbagus.wordpress.com/2015/11/22/pertentangan-sosial-dalam-masyarakat/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar