BANJIR
TAHUNAN JAKARTA
PENDIDIKAN
KEWARGANEGRAAN
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 2ID02
NPM : 30418992
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI-Teknik Industri
UNIVERSITAS
GUNADARMA
BANJIR
JAKARTA
Awal tahun 2020 ibu
kota Jakarta mengalami banjir besar yang merendam hampir seluruh daerah di
Jakarta.Intensitas hujan yang tinggi pada tanggal 31 desember sampai 1 januari
di daerah Jabodetabek membuat bencana banjir datang,peristiwa ini sudah biasa
di daerah Jakarta yang kita kenal sebagai banjir tahunan.Banjir ini membuat
aktivitas warga terganggu fasilitas-fasilitas untuk menopang kebutuhan setiap
hari terpaksa putus seperti listrik dan air bersih,anak-anak sekolah juga
terggangu dengan adanya banjir ini karena sekolah mereka terendam
banjir,rumah-rumah pun banyak yang terendam termasuk harta benda dan
arsip-arsip warga yang rusak akibat banjir bahkan hanyut terbawa arus banjir
yang membuat warga merasakan kerugian materil.Lalu apakah penyebab utama dari
peristiwa banjir di ibu kota Jakarta pada awal tahun 2020 ini :
-
-Hilang nya daerah ruang hijau,untuk
resapan air hujan yang dirasa sangat minim di temukan di ibu kota Jakarta.Ini
di sebabkan oleh salahnya tata ruang ibu kota Jakarta yang terlalu padat dengan
bangunan gedung bertingkat dan tidak ada nya pemeliharaan daerah resapan air
oleh pemerintah pemprov DKI Jakarta di setiap wilayah DKI Jakarta.
-
-Penurunan tanah,di Ibu Kota Jakarta di
sebabkan oleh pendangkalan air sungai akibat penyedotan air tanah di wilayah
pusat atau tengah ibu kota Jakarta yang membuat sistem drainase atau pembuangan air menjadi kecil.
-
-Sumbatan sampah,disebabkan oleh perilaku
masyarakat Jakarta yang bermukim dipinggiran sungai yang membuang limbah sampah
ke sungai ini membuat aliran sungai menjadi tersumbat dan terjadi pendangkalan
oleh karena itu air meluap ke pemukiman warga,aliran sistem drainase juga di
berjalan dengan sempurna akibat penyumbatan oleh sampah sehingga pembuangan air
hujan ke sungai menjadi terganggu.
Diantara
penyebab-penyebab utama banjir di ibu kota Jakarta di atas kita harus
menanggapi dengaan cara menanggulangi bencana banjir tahunan ini agar tidak
terjadi di tahun-tahun yang akan datang,lalu apakah cara yang tepat untuk
menanggulangi bencana banjir ini,pertama ,
menurut saya pemprov DKI Jakarta harus membuat daerah-daerah resapan air
seperti pembuatan taman hijau dengan menanam pohon-pohon untuk meresap air
ketika hujan datang,Kedua
,menormalisasikaan sungai yang rawan banjir seperti di sungai Ciliwung dengan cara
memindahkan warga yang tinggal di pinggiran sungai ke tempat lain seperti rusun
yang sudah disediakan oleh pemprov DKI Jakarta,lalu mengeruk sungai agar lebih
dalam,membuat beton di pinggiran sungai,dan mengarahkan sungai langsung ke
laut,ketiga , memanfaatkan daerah
gusuran penduduk untuk dibuat taman hijau atau menanam pohon sebagai alat
resapan air hujan,Keempat,memperbaiki
saluran-saluran air (got) menjadi lebih dalam dan bebas dari sumbatan sampah
agar lancar sampai ke sungai dan yang kelima,mengkampanyekan
hidup sehat dan tidak membuang sampah sembarangan kepada masyarakat Ibu kota
Jakarta,mungkin dengan cara-cara diatas banjir yang melanda ibu kota jakarta
tidak akan terjadi lagi di tahun-tahun yang akan datang.Kesadaran masyarakat
untuk tidak membuang sampah sembarangan,dan tata kelola daerah oleh pemprov DKI
Jakarta yang lebih baik akan menciptakan daerah Ibu kota Jakarta terbebas oleh
banjir tahunan ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar