MANUSIA
DAN KEGELISAHAN
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS
: 1ID01
NPM
: 30418992
BAB
1
PENDAHULUAN.
1.Latar
Belakang
Manusia dalam hidupnya tak lepas dari
permasalahan. Manusia dalam hidupnya pasti pernah mengalami
kegelisahan. Gelisah tergolong penyakit batin, penyakit ini dapat
menyerangsiapa saja, dari golongan apa, dan bangsa apapun. Bila dibandingkan
dengan rasa takut, daerah operasinya lebih luas. Sebab orang yang pemberani,
tak mungkin diserang oleh rasa takut. Atau orang yang mempunyai obat penangkal
takut juga tidak akan dijamahnya.
Kegelisahan merupakan rasa kekhawatiran yang
ada dalam diri manusia, rasa ini disebabkan karena kurang tentramnya jiwa
seseorang tersebut, atau rasa tidak tenang (tidak sabar) yang menyebabkan rasa
gelisah ini mincul. Pada hakekatnya sebab-sebab orang gelisah disebabkan
karena rasa takut pada hak-haknya. Namun terlepas dari itu usaha untuk
mengatasi kegelisan sangatlah perlu. Yaitu dengan dimulai dari diri kita
sendiri, dengan bersikap tenang dan tidak terbawa pengaruh emosi dalam jiwa
kita. Karena jiwa kita sendirilah yang dapat kita kontrol untuk terlepas dari
rasa kegelisahan.
Kegelisahan yang sering terjadi pada manusia
adalah disaat seseorang pernah melakukan sebuah perbuatan buruk. Hal ini lah
yang membuat seseorang mengalami kegelisahan. Hatinya tidak tenang, dia merasa
cemas. Karena terlalu memikirkan perbuatan buruk yang sudah dilakukannya.
Akhirnya orang tersebut terlihat murung, menyendiri dan merasa kesepian dan
terasing.
2.Rumusan Masalah
-Pengertian Kegelisahan -Usaha-usaha mengatasi
-Sebab-sebab orang gelisah ketidakpastian.
-Usaha-usaha mengatasi kegelisahan
-Keterasingan
-Kesepian
-Ketidakpastian
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata “gelisah”
yang mempunyai arti rasa yang tidak tentram di hati atau merasa selalu
khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya), tidak sabar lagi (menanti), cemas dan
sebagainya. Manusia dalam hidupnya akan mengalami kegelisahan dan Kegelisahan
yang cukup lama akan menghilangkan kemampuan untuk merasa bahagia.
Manusia selama ini seringkali tenggelam
dalam kegelisahan. Berbagai penyebab kegelisahan telah menyita waktu dan
perhatian manusia, namun masih banyak yang tidak menyadari betapa mengganggunya
kegelisahan itu. Jadi, kegelisahan merupakan sesuatu yang unik sebagai
manifestasi dari perasaan tidak tenteram, khawatir,
ataupun cemas.
Kegelisahan dapat diketahui dari gejala
tingkah laku seseorang dalam situasi tertentu. Gejala gerak gerik atau tingkah
laku itu umumnya lain dari biasanya, sebagai contonya duduk merenung sambil
memegang kepala, duduk dengan wajah murung, dan lain-lain. kegelisahan juga
merupakan ekspresi dari kecemasan.
Hal ini terjadi karena manusia memiliki
kebatasan untuk dapat mengetahui hal-hal yang akan datang atau yang belum
terjadi. Manusia gelisah karena takut terhadap dosa-dosa dan pelanggaran (yang
telah dilakukan), takut terhadap hasil kerja (tidak memenuhi kepuasan
spiritual), takut akan kehilangan milik (harta dan jabatan), atau takut
menghadapi keadaan masa depan (yang tidak disukai). Sedangkan sumber
kegelisahan berasal dari dalam diri manusia (internal) misalnya rasa lapar,
haus, rasa sepi, dan dari luar diri manusia (eksternal) misalnya kegelisahan
karena diancam seseorang.
B.Sebab-Sebab Orang Gelisah
- Gelisah terhadap
dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )
- Gelisah terhadap
hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)
- Takut akan
kehilangan milik ( harta dan jabatan )
- Takut menghadapi
keadaan masa depan ( yang tidak disukai )
C.Usaha-Usaha Mengatasi Kegelisahan
1.Belajarlah menjadi
objektif.
Jika anda merasa tidak bisa melakukan hal
tertentu, cobalah bayangkan jika anda menjadi orang lain. Pikirkan apa yang
akan anda katakan pada orang lain di situasi anda. Misalnya, jika anda gelisah
saat anda akan pergi ke pesta di mana anda tidak mengenal banyak orang atau
akan mengikuti wawancara kerja, pikirkan saran yang akan anda berikan pada
orang lain dengan situasi yang sama. Jika anda melihat dari sudut pandang
tersebut, anda akan bisa melihat bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan
anda akan sukses jika anda berusaha.
2.Tuliskan
ketakutan anda.
Tuliskan apa yang
membuat anda gelisah, dan faktor apa saja yang membuat anda merasa anda tidak
bisa mencapai hal apapun. Baca tulisan tersebut dan tanyakan pada diri anda,
ketakutan mana yang rasional dan ketakutan mana yang hanya berupa hasil
pemikiran negatif.
3.Ingatlah
semua keberhasilan yang anda miliki.
Alih-alih berfokus pada saat-saat di mana
anda mempermalukan diri anda sendiri, gagal melakukan sesuatu, atau terlihat
bodoh, berfokuslah pada hal-hal yang anda lakukan dengan baik. Pikirkan
keberhasilan yang anda dapatkan di sekolah, pertemanan yang anda jaga dengan
baik, atau saat-saat di mana anda membuat banyak orang tertawa karena selera
humor anda yang baik. Semakin sering anda mengingatnya, semakin besar
kepercayaan diri yang anda miliki, dan anda akan memiliki semakin besar
kepercayaan diri di masa depan.
4.Belajarlah
untuk berpikir positif.
Jika anda sudah berpikir negatif sejak lama,
rasanya sulit untuk mengenali pemikiran negatif tersebut. Jika anda selalu
memberitahu diri anda bahwa anda adalah seorang pecundang, sampah masyarakat, atau
tidak bisa melakukan apapun dengan benar, maka anda akan selamanya merasa
seperti itu. Alih-alih, cobalah memberitahu hal positif pada diri anda sendiri
sehingga anda akan dapat menangani tugas baru dengan pemikiran yang sehat dan
keinginan untuk sukses.
D.Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing,
asal kata dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal
orang, sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan
dari yang lain,atau terpencil. Jadi, keterasingan berarti hal-hal yang
berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpisah dari yang lain atau
terpencil. Apapun makna yang kita lekatkan pada istilah keterasingan, yang
jelas ia merupakan bagian dari hidup manusia. Sebagai bagian dari hidup manusia,
sebagaimana juga kegelisahan, maka keterasingan pun memiliki sifat universal.
Ini berarti bahwa keterasingan tidak pernah mengenal perbedaan manusia.
Sebentar ataukah lama setiap orang akan pernah mengalami keterasingan ini,
meskipun kadar atau penyebabnya berbeda-beda.
E.Kesepian
Emosi kompleks dan biasanya tidak
menyenangkan, yang merupakan respon isolasi. Kesepian biasanya mencakup
perasaan cemas terhadap kurangnya koneksi atau komunikasi dengan
makhluk lain, baik di masa sekarang dan berkembang ke masa depan. Dengan
demikian, kesepian bisa dirasakan bahkan saat dikelikingi oleh orang lain.
Penyebab kesepian bervariasi dan meliputi faktor sosial, mental, emosional dan
fisik.
F.Ketidakpastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak
pasti yang artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa
arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Itu semua adalah akibat pikirannya
tidak tidak dapat konsentrasi. Ketidak konsentrasian disebabkan oleh berbagai
sebab, yang jelas pikirannya kacau.
G.Usaha-usaha mengatasi ketidakpastian
-EVALUASI HIDUP
Hidup pada zaman dengan ketidakpastian
besar memberi kita kesempatan untuk menilai diri sendiri. Menilai hidup itu
tidak buruk sejauh tidak memindahkan Anda ke peran korban, di mana Anda melihat
diri sendiri sebagai korban situasi. Menerima peran korban membuat kita
melepaskan kekuatan. Lebih baik gunakan saat ini untuk evaluasi ulang untuk
membuat keputusan-keputusan positif untuk diri sendiri dan keluarga Anda.
Mungkin dengan prioritas ulang beberapa aspek dalam hidup Anda.
-FOKUS PADA YANG BISA
DIATUR
Kenali hal-hal yang benar-benar tak bisa
Anda atur atau kendalikan. Artinya Anda harus secara aktif melepaskan yang tak
bisa Anda atur. Kita sering bertemu dengan orang yang berpikir jika mereka
terus memikirkannya, pemikiran mereka mungkin akan membantu mereka mengubah
situasi. Harapan yang agak berlebihan. Katakan kepada diri sendiri, mencemaskan
situasi itu tak akan mengubahnya. Serahkan semuanya kepada Tuhan karena Dia
Maha Besar dan bisa melakukan hal-hal yang tak bisa kita lakukan.
-BICARA DENGAN
KELUARGA TENTANG STRES
Banyak ketidakpastian menimbulkan banyak
stres. Efek stres beda-beda pada satu orang dengan yang lainnya. Membicarakan
stres dan perasaan-perasaan Anda tentang hal-hal yang didatangkan
ketidakpastian membuat Anda mengungkapkan stres secara positif. Tanya pada
anggota keluarga Anda bagaimana efek ketidakpastian terhadap mereka. Anda
mungkin akan menemukan saling pengertian yang lebih besar terhadap pengalaman satu
sama lain sehingga menciptakan ikatan yang lebih dekat dalam keluarga. Dan
semua orang dapat saling mendukung satu sama lain untuk melewatinya. Membuat
keluarga Anda bekerja sebagai tim untuk mengatasi situasi yang membuat stres.
-SIAPKAN DIRI DAN RENCANAKAN
Bertindak di
mana Anda bisa bertindak.Semakin aktif Anda menyiapkan diri,Anda akan merasa semakin
baik tentang situasi itu.Brainstorm kemungkinan-kemungkinan dan jangan hanya
berpikir tentang bertindak.Lakukan apa yang bisa Anda lakukan sekarang.Buat
rencana yang bisa Anda buat.
BAB III
KESIMPULAN
kegelisahan merupakan bagian hidup manusia. Tiap manusia, dengan tidak memperdulikan segala latar belakang dan kemampuannya, pasti akan mengalami kegelisahan, entah sebentar atau lama, relative ringan ataupun berat. Yang demikian ini boleh jadi sangat wajar mengingat manusia mempunyai hati dan perasaan.
Berbicara tentang manusia, berbicara pula tentang media tempat manusia hidup
yaitu Dunia. Untuk bisa memahami hakikat manusia maka harus pula memahami
hakikat dunia dan hakikat kehidupan manusia didunia. Pada dasarnya konsep
mendiami dunia mengandung arti pemenuhan kebutuhan atas aspek-aspek yang
membentuk manusia. Apabila manusia tidak bisa menjaga hakikat dirinya dan
hakikat hidupnya maka yang timbul adalah kegelisahan .sumber dari kegelisahan
adalah hawa nafsu dan sikap pamrih (tidak ikhlas). Kedua hal ini akan
menyebabkan munculnya sikap keserakahan dan konflik yang juga memunculkan
ketakutan, kekecewaan, dan pada akhirnya adalah kegelisahan.
DAFTAR PUSTAKA
-https://pramelyakharisma.blogspot.com
-https://hilariadevita.wordpress.com
-https://budie13.wordpress.com
-https://id.wikihow.com
-https://saharione.blogspot.com
-https://hestisetiawardani.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar