Sabtu, 01 Desember 2018

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

NAMA : APRINO BAGUS SADEWO
KELAS : 1ID01
NPM : 30418992


BAB 1
PENDAHULUAN.

1.Latar Belakang
   Manusia dalam hidupnya tak lepas dari permasalahan. Manusia dalam hidupnya pasti pernah mengalami kegelisahan. Gelisah tergolong penyakit batin, penyakit ini dapat menyerangsiapa saja, dari golongan apa, dan bangsa apapun. Bila dibandingkan dengan rasa takut, daerah operasinya lebih luas. Sebab orang yang pemberani, tak mungkin diserang oleh rasa takut. Atau orang yang mempunyai obat penangkal takut juga tidak akan dijamahnya.
   Kegelisahan merupakan rasa kekhawatiran yang ada dalam diri manusia, rasa ini disebabkan karena kurang tentramnya jiwa seseorang tersebut, atau rasa tidak tenang (tidak sabar) yang menyebabkan rasa gelisah ini mincul. Pada hakekatnya sebab-sebab orang gelisah disebabkan karena rasa takut pada hak-haknya. Namun terlepas dari itu usaha untuk mengatasi kegelisan sangatlah perlu. Yaitu dengan dimulai dari diri kita sendiri, dengan bersikap tenang dan tidak terbawa pengaruh emosi dalam jiwa kita. Karena jiwa kita sendirilah yang dapat kita kontrol untuk terlepas dari rasa kegelisahan.
   Kegelisahan yang sering terjadi pada manusia adalah disaat seseorang pernah melakukan sebuah perbuatan buruk. Hal ini lah yang membuat seseorang mengalami kegelisahan. Hatinya tidak tenang, dia merasa cemas. Karena terlalu memikirkan perbuatan buruk yang sudah dilakukannya. Akhirnya orang tersebut terlihat murung, menyendiri dan merasa kesepian dan terasing.
2.Rumusan Masalah
   -Pengertian Kegelisahan                        -Usaha-usaha mengatasi
    -Sebab-sebab orang gelisah                  ketidakpastian.
    -Usaha-usaha mengatasi kegelisahan
    -Keterasingan
    -Kesepian
    -Ketidakpastian



BAB II
PEMBAHASAN

A.Pengertian Kegelisahan
    Kegelisahan berasal dari kata “gelisah” yang mempunyai arti rasa yang tidak tentram di hati atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya), tidak sabar lagi (menanti), cemas dan sebagainya. Manusia dalam hidupnya akan mengalami kegelisahan dan Kegelisahan yang cukup lama akan menghilangkan kemampuan untuk merasa bahagia.
    Manusia selama ini seringkali tenggelam dalam kegelisahan. Berbagai penyebab kegelisahan telah menyita waktu dan perhatian manusia, namun masih banyak yang tidak menyadari betapa mengganggunya kegelisahan itu. Jadi, kegelisahan merupakan sesuatu yang unik sebagai manifestasi dari perasaan tidak tenteram, khawatir, ataupun        cemas.
    Kegelisahan dapat diketahui dari gejala tingkah laku seseorang dalam situasi tertentu. Gejala gerak gerik atau tingkah laku itu umumnya lain dari biasanya, sebagai contonya duduk merenung sambil memegang kepala, duduk dengan wajah murung, dan lain-lain. kegelisahan juga merupakan ekspresi dari kecemasan.
    Hal ini terjadi karena manusia memiliki kebatasan untuk dapat mengetahui hal-hal yang akan datang atau yang belum terjadi. Manusia gelisah karena takut terhadap dosa-dosa dan pelanggaran (yang telah dilakukan), takut terhadap hasil kerja (tidak memenuhi kepuasan spiritual), takut akan kehilangan milik (harta dan jabatan), atau takut menghadapi keadaan masa depan (yang tidak disukai). Sedangkan sumber kegelisahan berasal dari dalam diri manusia (internal) misalnya rasa lapar, haus, rasa sepi, dan dari luar diri manusia (eksternal) misalnya kegelisahan karena diancam seseorang.

B.Sebab-Sebab Orang Gelisah
-  Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )
-  Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)
-  Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )
-  Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai )

C.Usaha-Usaha Mengatasi Kegelisahan
1.Belajarlah menjadi objektif.
   Jika anda merasa tidak bisa melakukan hal tertentu, cobalah bayangkan jika anda menjadi orang lain. Pikirkan apa yang akan anda katakan pada orang lain di situasi anda. Misalnya, jika anda gelisah saat anda akan pergi ke pesta di mana anda tidak mengenal banyak orang atau akan mengikuti wawancara kerja, pikirkan saran yang akan anda berikan pada orang lain dengan situasi yang sama. Jika anda melihat dari sudut pandang tersebut, anda akan bisa melihat bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan anda akan sukses jika anda berusaha.
2.Tuliskan ketakutan anda.
   Tuliskan apa yang membuat anda gelisah, dan faktor apa saja yang membuat anda merasa anda tidak bisa mencapai hal apapun. Baca tulisan tersebut dan tanyakan pada diri anda, ketakutan mana yang rasional dan ketakutan mana yang hanya berupa hasil pemikiran negatif. 
3.Ingatlah semua keberhasilan yang anda miliki.
   Alih-alih berfokus pada saat-saat di mana anda mempermalukan diri anda sendiri, gagal melakukan sesuatu, atau terlihat bodoh, berfokuslah pada hal-hal yang anda lakukan dengan baik. Pikirkan keberhasilan yang anda dapatkan di sekolah, pertemanan yang anda jaga dengan baik, atau saat-saat di mana anda membuat banyak orang tertawa karena selera humor anda yang baik. Semakin sering anda mengingatnya, semakin besar kepercayaan diri yang anda miliki, dan anda akan memiliki semakin besar kepercayaan diri di masa depan.
4.Belajarlah untuk berpikir positif.
  Jika anda sudah berpikir negatif sejak lama, rasanya sulit untuk mengenali pemikiran negatif tersebut. Jika anda selalu memberitahu diri anda bahwa anda adalah seorang pecundang, sampah masyarakat, atau tidak bisa melakukan apapun dengan benar, maka anda akan selamanya merasa seperti itu. Alih-alih, cobalah memberitahu hal positif pada diri anda sendiri sehingga anda akan dapat menangani tugas baru dengan pemikiran yang sehat dan keinginan untuk sukses.


D.Keterasingan
     Keterasingan berasal dari kata terasing, asal kata dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain,atau terpencil. Jadi, keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpisah dari yang lain atau terpencil. Apapun makna yang kita lekatkan pada istilah keterasingan, yang jelas ia merupakan bagian dari hidup manusia. Sebagai bagian dari hidup manusia, sebagaimana juga kegelisahan, maka keterasingan pun memiliki sifat universal. Ini berarti bahwa keterasingan tidak pernah mengenal perbedaan manusia. Sebentar ataukah lama setiap orang akan pernah mengalami keterasingan ini, meskipun kadar atau penyebabnya berbeda-beda.

E.Kesepian
     Emosi kompleks dan biasanya tidak menyenangkan, yang merupakan respon isolasi. Kesepian biasanya mencakup perasaan cemas terhadap kurangnya koneksi atau komunikasi dengan makhluk lain, baik di masa sekarang dan berkembang ke masa depan. Dengan demikian, kesepian bisa dirasakan bahkan saat dikelikingi oleh orang lain. Penyebab kesepian bervariasi dan meliputi faktor sosial, mental, emosional dan fisik.

F.Ketidakpastian
    Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti yang artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Itu semua adalah akibat pikirannya tidak tidak dapat konsentrasi. Ketidak konsentrasian disebabkan oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau.


 G.Usaha-usaha mengatasi ketidakpastian
-EVALUASI HIDUP
    Hidup pada zaman dengan ketidakpastian besar memberi kita kesempatan untuk menilai diri sendiri. Menilai hidup itu tidak buruk sejauh tidak memindahkan Anda ke peran korban, di mana Anda melihat diri sendiri sebagai korban situasi. Menerima peran korban membuat kita melepaskan kekuatan. Lebih baik gunakan saat ini untuk evaluasi ulang untuk membuat keputusan-keputusan positif untuk diri sendiri dan keluarga Anda. Mungkin dengan prioritas ulang beberapa aspek dalam hidup Anda.
-FOKUS PADA YANG BISA DIATUR
    Kenali hal-hal yang benar-benar tak bisa Anda atur atau kendalikan. Artinya Anda harus secara aktif melepaskan yang tak bisa Anda atur. Kita sering bertemu dengan orang yang berpikir jika mereka terus memikirkannya, pemikiran mereka mungkin akan membantu mereka mengubah situasi. Harapan yang agak berlebihan. Katakan kepada diri sendiri, mencemaskan situasi itu tak akan mengubahnya. Serahkan semuanya kepada Tuhan karena Dia Maha Besar dan bisa melakukan hal-hal yang tak bisa kita lakukan.
-BICARA DENGAN KELUARGA TENTANG STRES
    Banyak ketidakpastian menimbulkan banyak stres. Efek stres beda-beda pada satu orang dengan yang lainnya. Membicarakan stres dan perasaan-perasaan Anda tentang hal-hal yang didatangkan ketidakpastian membuat Anda mengungkapkan stres secara positif. Tanya pada anggota keluarga Anda bagaimana efek ketidakpastian terhadap mereka. Anda mungkin akan menemukan saling pengertian yang lebih besar terhadap pengalaman satu sama lain sehingga menciptakan ikatan yang lebih dekat dalam keluarga. Dan semua orang dapat saling mendukung satu sama lain untuk melewatinya. Membuat keluarga Anda bekerja sebagai tim untuk mengatasi situasi yang membuat stres.
-SIAPKAN DIRI DAN RENCANAKAN
   Bertindak di mana Anda bisa bertindak.Semakin aktif Anda menyiapkan diri,Anda akan merasa semakin baik tentang situasi itu.Brainstorm kemungkinan-kemungkinan dan jangan hanya berpikir tentang bertindak.Lakukan apa yang bisa Anda lakukan sekarang.Buat rencana yang bisa Anda buat.



BAB III
KESIMPULAN

            kegelisahan merupakan bagian hidup manusia. Tiap manusia, dengan tidak memperdulikan  segala latar belakang dan kemampuannya, pasti akan mengalami kegelisahan, entah sebentar atau lama, relative ringan ataupun berat. Yang demikian ini boleh jadi sangat wajar mengingat manusia mempunyai hati dan perasaan.
            Berbicara tentang manusia, berbicara pula tentang media tempat manusia hidup yaitu Dunia. Untuk bisa memahami hakikat manusia maka harus pula memahami hakikat dunia dan hakikat kehidupan manusia didunia. Pada dasarnya konsep mendiami dunia mengandung arti pemenuhan kebutuhan atas aspek-aspek yang membentuk manusia. Apabila manusia tidak bisa menjaga hakikat dirinya dan hakikat hidupnya maka yang timbul adalah kegelisahan .sumber dari kegelisahan adalah hawa nafsu dan sikap pamrih (tidak ikhlas). Kedua hal ini akan menyebabkan munculnya sikap keserakahan dan konflik yang juga memunculkan ketakutan, kekecewaan, dan pada akhirnya adalah kegelisahan.












DAFTAR PUSTAKA
-https://pramelyakharisma.blogspot.com
-https://hilariadevita.wordpress.com
-https://budie13.wordpress.com
-https://id.wikihow.com
-https://saharione.blogspot.com

-https://hestisetiawardani.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar