MANUSIA
DAN TANGGUNG JAWAB
NAMA
: APRINO BAGUS SADEWO
KELAS
: 1ID01
NPM
: 30418992
BAB I
PENDAHULUAN
1.Latar Belakang
Dalam konteks sosial manusia adalah makhluk
sosial.Nilai-nilai sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari harus di
pertanggung jawabkan sehingga tidak mengganggu konsensus nilai yang telah di
setujui.Pada hakikatnya manusia hidup dengan mengemban tanggung jawab terhadap
diri sendiri,keluarga,dan Tuhan yang maha esa.Jika tida ada rasa tanggung jawab
manusia kehidupan manusia akan kacau dan tidak teratur,manusia akan tidak ada
rasa saling menghargai jika tidak ada rasa tanggung jawab.Oleh karena itu rasa tanggung
jawab harus ada dalam diri setiap manusia agar manusia dapat hidup dengan baik
dan menciptakan suatu suasana kesejahteraan.
2.Rumusan Masalah
Agar tidak ada kerancuan dan penyimpangan
ini,oleh karena itu ada berberapa pembahasan dalam makalah ini antara lain :
-Pengertian Tanggung
jawab
-Macam-macam tanggung
jawab
-Pengabdian dan
pengorbanan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah ciri manusia
beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena
ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula
bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya.Untuk
memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab
perlu ditempuh usaha melalui pendidikan,penyuluhan, keteladanan, dan takwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tanggung jawab
menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung
segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa
Indonesia adalah berkewajiban menanggung,memikul jawab, menanggung segala
sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab
adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang
disengaja maupun yang tidak disengaja. Tangung jawab juga berarti
berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Pembagian kewajiban bermacam-macam dan
berbeda-beda. Setiap keadaan hidup menentukan kewajiban yang tertentu. Status
dan peranan menentukan kewajiban seseorag. Kewajiban dibagi menjadi dua bagian,
yaitu:
1. Kewajiban
terbatas: Kewajiban ini tanggung jawabnya diberlakukan kepada setiap orang sama
tidak berbeda-bedakan. Contohnya undang-undang larangan membunuh,mencuri,yang
di sampingnya dapat diadakan hukum-hukuman
2. Kewajiban
tidak terbatas: Kewajiban ini tanggung jawabnya diberlakukan kepada semua
orang. Tanggung jawab terhadap kewajiban ini nilainya lebih tinggi,sebab
dijalankan oleh suara hati,seperti keadilan dan kewajiban.
Orang yang bertanggung jawab dapat
memperoleh kebahagiaan,sebab dapat menunaikan kewajibannya. Kebahagian tersebut
dapat dirasakan oleh dirinya atau orang lain. Sebaliknya,orang yang tidak
bertanggung jawab akan menghadapi kesulitan,sebab ia tidak mengikuti aturan,
norma,atau nilai-nilai yang berlaku.
B.Macam-Macam Tanggung Jawab.
Tujuan manusia berjuang itu untuk memenuhi keperluannya sendiri atau
untuk keperluan pihak lain. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada
kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian
tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan
yang dibuatnya, atas dasar ini dikenal beberapa jenis tanggungjawab sebagai
berikut:
1. Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tanggung jawab terhadap Tuhan menuntut
kesadaran mau untuk memenuhi kewajiban atau pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha
Esa, sebagai makhluk ciptaan Tuhan, manusia haruslah bersyukur kepada Tuhan
atau karunia-Nya menciptakan manusia dan memberikan rezeki kepadanya. Karena
itu manusia mengabdi kepada Tuhan, dan mengabdi itu wujud tanggung jawab kepada
Tuhan.
Tuhan menciptakan manusia di muka bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi
kehidupan manusia dengan mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan YME. Sehingga
tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum
Tuhan yang telah diatur sedemikian rupa dalam berbagai kitab suci melalui
berbagai maca-macam agama.
Pelanggaran
dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juga dengan
peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan
melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti
mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap
tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab manusia perlu
pengorbanan.
2. Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Manusia
diciptakan oleh Tuhan mengalami periode lahir, hidup, kemudian mati. Agar
manusia dalam hidupnya mempunyai “harga”, sebagai pengisi fase kehidupannya itu
maka manusia tersebut atas namanya sendiri dibebani tanggung jawab. Sebab
apabila tidak ada tanggung jawab terhadap dirinya sendiri maka tindakannnya
tidak terkontrol lagi. Intinya dari masing-masing individu dituntut adanya
tanggung jawab untuk melangsungkan hidupnya di dunia sebagai makhluk Tuhan.
3. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil yang terdiri dari suami, istri,
ayah, ibu, anak-anak dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga.
Setiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab
ini menyangkut banyak hal, salah satu diantaranya adalah tanggung jawab
menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga
merupakan kesejahteraan, keselamatan, dan kehidupan. Untuk memenuhi
tanggung jawab dalam keluarga kadang-kadang diperlukan pengorbanan.
4. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain,
sesuai dengan kedudukanya sebagai makhluk sosial. Karena membutuhkan manusia
lain, maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan
demikian manusia di sini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai
tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan
hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah apabila semua tingkah laku dan
perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
C.Pengertian Pengabdian Dan Pengorbanan
Pengabdian adalah perbuatan baik berupa pikiran, pendapat atau pun
tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, antara lain kepada rasa cinta, kasih
sayang, hormat, atau suatu ikatan yang semua dilakukan dengan
ikhlas. Wujud tanggungjawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan.
Pengabdian dan pegorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu
sendiri. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencapai kebutuhan,
hal itu berarti mengabdi keapada keluarga.
Hakikat timbulnya pengabdian adalah rasa tanggung jawab. Apabila
seseorang bekerja keras dari pagi sampai sore hari dibeberapa tempat
untuk mencari kebutuhan rumah tangga, berarti mengabdi kepada keluarga
karena kasih sayang cinta kepada keluarga. Pengabdian dibagi menjadi beberapa
macam, antara lain sebagai berikut:
1.Pengabdian kepada
keluarga
Pada
hakekatnya manusia hidup berkeluarga. Hidup keluarga tersebut didasarkan atas
cinta dan kasih sayang. Kasih sayang mengandung serta menyebabkan adanya
pengabdian dan pengorbanan. Apabila kasih sayang tidak disertai pengabdian.
Berarti kasih sayang itu palsu atau semu. Pengabdian kepada keluarga dapat
berupa pengabdian kepada isti atau anak-anakn dan juga pengabdian kepada orang
tuanya, istri mengabdi kepada suami dan anak -anak mengabdi kepada orang
tuanya.
2. Pengabdian kepada masyarakat
Manusia adalah
anggota masyarakat, ia tidak dapat hidup tanpa orang lain, karena setiap orang
saling membutuhkan satusama lain, bila manusia yang hidup di masyarakat tetapi
tidak menganggap orang lain disekitarnya (tidak mau bermasyarakat) maka ketika
dia mempunyai suatu masalah, kesulitan yang luar biasa, maka masyarakat tidak
akan membantunya. Cepat atau lambat, manusia yang demikian akan menyadari bahwa
mereka adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dan pada akhirnya
kembali kepada masyarakat. Demi masyarakat, anggota masyarakat harus
mengabdikan dirinya kepada kepada masyarakat, mempunyai rasa tanggung jawab
terhadap masyarakat, sebab nama baik ia tinggal membawa nama baiknya pula.
3. Pengabdian pada Negara
Manusia pada
hakekatnya adalah makhluk berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, manusia
sebagai warga negara suatu bangsa harus memiliki tanggung jawab serta kasih
sayang terhadap negaranya. Kasih sayang manusia terhadap negaranya biasanya
berbentuk sebuah pengabdian. Pengabdian bisa berupa perjuangan yang dilakukan
oleh manusia tersebut agar suatu negara terbebas dsri penjajahan dan menuju ke
arah yang lebih maju.
4. Pengabdian kepada Tuhan
Sebagai
makhluk ciptaan Tuhan, manusia wajib mengabdikan dirinya kepada Tuhan yang
telah menciptakannya. Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada
Tuhan dengan melaksanakan tugasnya sebagai seorang hamba, dan hal tersebut
merupakan perwujudan tanggung jawabnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
BAB III
KESIMPULAN
Tanggung jawab
adalah kesadaran manusia akan tinggkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak
disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran dan
kewajibannya. Seseorang mau bertanggungjawab
karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan
akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggungjawab itu karena
manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam.
DAFTAR PUSTAKA
-https://diankusumawatit7.blogspot.com
-https://makalahmahasiswakampus.blogspot.com
-https://duniasynopsis.blogspot.com
-https://chuznoeluviena.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar